Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Pemerintahan

Listrik Sering Padam, LSM Reuncong Aceh Desak Pj Gubernur Panggil PLN

badge-check

Listrik Sering Padam, LSM Reuncong Aceh Desak Pj Gubernur Panggil PLN Perbesar

Banda Aceh | patrolinusantara.press – Direktur Eksekutif LSM. Reuncong Aceh : Dr. Zainal Abidin Badar.S.H.,M.Hum. yang sering disapa Jimbrown, meminta penjabat (Pj) Gubernur Achmad Marzuki memanggil seluruh petinggi PLN Wilayah Aceh perihal pemadaman listrik yang terjadi selama ini.

Selain meminta pertanggungjawaban, Jimbrown juga mendesak agar pihak PLN wilayah Aceh dapat memberikan penjelasan resmi mengenai gangguan di mesin pembangkit.

Jasa Pembuatan website Media berita

“Kami mendukung agar Pj Gubernur Aceh segera memanggil petinggi PLN Wilayah Aceh. Tak hanya meminta penjelasan, Pj Gubernur juga harus memberi ultimatum. Kalau memang tidak bisa agar diminta berhenti saja mereka,” tegas Jimbrown.

​​​​​​Sebelumnya pada tanggal 26 desember 2022 lalu di ruang ketua DPRA, pihak PLN mengatakan, bahwa pasokan listrik di Aceh saat ini dalam kondisi surplus dan tidak lagi bergantung dengan Sumatera Utara.

Pihak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) bahkan menyatakan siap memberikan dukungan energi apabila ada industri-industri baru yang hendak dibuka di Aceh. Pernyataan tersebut seperti disampaikan General Manager PT PLN (Persero) UID Aceh, Parulian Novandi.

“Surplus apanya, saat ini hampir di seluruh wilayah khususnya di Kabupaten Banda Aceh,Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya dan Simeulue umumnya masyarakat memprotes akibat padamnya listrik hampir setiap hari semenjak meugang sampai saat ini,” ucapnya.

Jimbrown, menyebut, masyarakat sangat terganggu ibadahnya akibat adanya pemadaman listrik.

“Bayangkan saat sahur tanpa listrik dan saat berbuka. Khususnya masyarakat yang mencari nafkah di bulan ramadhan dengan berjualan, sangat butuh listrik. Hanya ini kesempatan mereka cari rezeki disaat lapangan kerja tidak ada untuk mereka,” jelasnya.

Menurut Jimbrown, padamnya listrik dengan arusnya yang kurang stabil telah menyebabkan barang elektronik milik masyarakat rusak, seperti kulkas,Televisi,cosmos dan bola lampu.

“Keluhan dan penderitaan masyarakat akibat padamnya listrik dan tentu kita tak boleh diam. bagaimana dengan masyarakat kita,” tegasnya lagi.

Dia meminta PLN wajib bertanggung jawab atas kerusakan barang elektronik milik masyarakat. “Selama ini hanya kesalahan pelanggan saja yang selalu ada sanksi, kesalahan sendiri dianggap biasa,” Ketus Jimbrown.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kurang 500 Baglog Jamur, Pembeli Rembang Jauh-jauh ke Gembong Tak Temui Pihak Terkait

23 September 2026 - 07:11 WIB

Warga Dukuh Gadungan Pertanyakan Kas Makam, Musyawarah di Kantor Desa Sejomulyo Berakhir Serah Terima Aset Rp23 Juta

22 September 2026 - 20:42 WIB

Sinergi Tiga Pilar: 20 Tangki Air Bersih Diberangkatkan dari Mapolresta Pati Bantu Warga Terdampak Kekeringan

21 September 2026 - 21:58 WIB

Lapas Kelas IIB Pati Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bersama DPD GERAM untuk Warga Binaan

21 September 2026 - 19:51 WIB

Sempat Memanas, Dua Kelompok Massa Pengawal Sidang Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang Dipisahkan Polisi

21 September 2026 - 17:45 WIB

Trending di Berita