Pati | patrolinusantara.press – Angin puting beliung menerjang puluhan rumah warga di Desa Ronggomulyo Kecamatan Kayen Kabupaten Pati Jawa Tengah.
Meski dilaporkan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, namun dipastikan terdapat puluhan rumah yang atapnya porak poranda terdampak puting beliung.
Dari penuturan Kepala Desa Ronggomulyo Suyitno, ia mengiyakan kejadian itu saat dikonfirmasi. Ia menyampaikan bahwa puting beliung terjadi sekitar pukul 16.00 WIB disertai dengan hujan. Dirinya belum bisa memastikan rumah yang terdampak karena belum berhasil mendatanya karena kondisi lampu padam dan gelap.
“Untuk jumlah rumah, kami belum berhasil mendata, karena saat ini menjelang berbuka puasa dan kebetulan lampu semua padam, jadi kondisi gelap,” ujarnya Minggu (2/4/2023).
Dikatakannya, warga saat ini hanya bisa mengurusi rumahnya masing-masing, karena banyak rumah yang gentingnya runtuh akibat diterjang angin puting beliung.
“Kami belum bisa pastikan berapa jumlah rumah yang rusak, karena saat ini untuk atap genting di kantor desa juga ikut runtuh,”ucapnya.
Dirinya mengaku tidak ada rumah yang roboh akibat puting beliung, tapi rata-rata rumah yang diterjang angin puting beliung itu gentingnya banyak yang runtuh.
“Datanya belum masuk, saya sudah perintahkan perangkat desa untuk mendata di wilayahnya masing-masing, kalaupun ada yang rusak parah itu tidak banyak, dan seumur-seumur, baru kali ini saya melihat angin sebesar itu,” tandasnya.
Sesuai informasi, angin puting beliung paling parah menerjang Dukuh Tungklur Desa Ronggomulyo. Angin menerjang sekitar 15 menit, datang dari arah utara bagian timur menuju ke barat.
Selain merusak rumah, sejumlah fasilitas umum seperti kantor desa, BRI unit ronggomulyo juga ikut rusak diterjang angin puting beliung.
“Desa Jatiroto infonya tadi juga terdampak, tapi tidak ada rumah rusak, hanya atap genting saja yang porak poranda,” pungkasnya.








