Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

Tiga Pelajar Diduga Begal Diamankan dan Diserahkan Ke Satpol PP- WH

badge-check

Tiga remaja Polsek Muara karena diduga akan terlibat dalam aksi kenakalan remaja di Desa Blang Crum, Kecamatan Muara Dua Perbesar

Tiga remaja Polsek Muara karena diduga akan terlibat dalam aksi kenakalan remaja di Desa Blang Crum, Kecamatan Muara Dua

LHOKSEUMAWE – Polsek Muara dua berhasil mengamankan tiga remaja karena diduga akan terlibat dalam aksi kenakalan remaja di Desa Blang Crum, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe Pada Sabtu malam (21/4/2024) sekitar pukul 23.45 WIB.

Saat ini ketiga remaja tersebut diserahkan ke Satpol PP-WH guna proses hukum dan pembinaan lebih lanjut.

Jasa Pembuatan website Media berita

Kepada awak media, minggu (21/4/2024), Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto, S.I.K melalui Kapolsek Muara dua IPDA Roni mengatakan, mereka diamankan oleh warga setempat setelah diketahui membawa berbagai barang bukti, termasuk senjata tajam seperti celurit dan parang, serta sebuah stik baseball. Selain itu, sebuah sepeda motor juga turut diamankan.

Lanjutnya, ketiga remaja yang diamankan adalah Muhammad Alfian Akbar (16 tahun), pelajar dari Desa Blang Kabu, Sultan Farsi (16 tahun), pelajar dari Desa Uteun Bayi, dan Irvan (15 tahun), juga pelajar dari Desa Uteun Bayi.

Berdasarkan keterangan warga setempat, sebut Kapolsek, ketiga remaja ini terlihat melaju dengan kecepatan tinggi menggunakan sepeda motor dan membawa senjata tajam. Warga yang melihatnya segera mengejar mereka, dan salah satu dari mereka akhirnya terjatuh setelah menabrak gundukan tanah.

Mendapat informasi tersebut, Kata Kapolsek, personel Polsek Muara dua segera turun ke lokasi kejadian untuk mengamankan ketiga remaja tersebut dan mencegah amukan massa. Salah satu dari mereka, yakni Irvan, saat ini sedang dirawat di IGD RS Cut Meutia karena membutuhkan pertolongan medis.

Dari pengakuan ketiga remaja ini, ujar Kapolsek, diketahui bahwa mereka tergabung dalam sebuah geng yang dikenal sebagai PJR (Penguasa Jalan Raya). Mereka datang ke lokasi tawuran karena salah satu teman mereka telah dipukul di tempat tersebut sebelumnya. 

Ketiga remaja ini selanjutnya diserahkan ke Satpol PP-WH guna proses hukum dan pembinaan lebih lanjut, pungkasnya.

 

 

(Yahdien)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dulur Sikep Nyawiji, SMSI, dan Polresta Pati Bersalurkan 20 Tangki Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

19 September 2026 - 20:15 WIB

DPC Lindu Aji Jolosutro Salurkan 60 Tangki Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

19 September 2026 - 19:51 WIB

Lapas Kelas IIB Pati Gelar Senam Hipertensi, Jaga Kesehatan Warga Binaan

19 September 2026 - 19:33 WIB

SMSI Dorong Perkuat Tata Kelola Perusahaan Pers Hadapi Era Digital

19 September 2026 - 12:13 WIB

SUSU MBG DIDUGA PENYEBAB SISWA DI PATI KERACUNAN, KEMASAN DITEMUKAN ISI BERWARNA TIDAK WAJAR

18 September 2026 - 21:12 WIB

Trending di Berita