Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

Hilang Kontak Beberapa Saat, Pria di Bantul Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

badge-check


					Korban ditemukan setelah pihak keluarga sempat kehilangan kontak sejak Minggu sore. (Foto:Dok.Polres Bantul)
Perbesar

Korban ditemukan setelah pihak keluarga sempat kehilangan kontak sejak Minggu sore. (Foto:Dok.Polres Bantul)

BANTULSeorang pria bernama Pierre Andreas Setiyoko (38) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumah kontrakannya, Perum Nawa Resident, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul. Korban ditemukan setelah pihak keluarga sempat kehilangan kontak sejak Minggu sore.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi kejadian tersebut. Peristiwa ini bermula saat ibu korban merasa khawatir karena sang anak tidak bisa dihubungi sejak semalam.

Jasa Pembuatan website Media berita

“Saksi pertama mendapat telepon dari ibu korban pada Senin (2/2) sekitar pukul 09.59 WIB. Ibu korban meminta saksi mengecek kondisi anaknya di kontrakan karena sejak Minggu malam sudah tidak bisa dihubungi,” kata Rita saat memberikan keterangan, Senin (2/2/2026).

Mendapat permintaan tersebut, saksi pertama meminta bantuan dua rekan lainnya yang berada di dekat lokasi untuk mengecek rumah korban. Setibanya di lokasi, kondisi rumah tampak sepi.

“Saksi sempat mengintip dari jendela dan melihat banyak reptil di dalam rumah. Karena korban memang berjualan reptil, saksi yakin itu adalah rumah yang dimaksud,” jelas Rita.

Saat mencoba masuk, ternyata pintu rumah dalam kondisi tidak terkunci. Para saksi kemudian menyisir ruangan dan menemukan korban sudah tergeletak di dalam kamar mandi.

“Korban ditemukan di kamar mandi dalam kondisi sudah meninggal dunia. Kejadian ini langsung dilaporkan ke ketua RT setempat dan diteruskan ke Polsek Kasihan,” tambahnya.

Hasil Pemeriksaan Medis dan Olah TKP Tim Inafis Polres Bantul bersama dokter dari Puskesmas Kasihan I langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Petugas menemukan indikasi bahwa korban sempat mengalami sakit sebelum meninggal. Hal ini diperkuat dengan temuan jejak muntahan dan kotoran dari ruang tamu hingga kamar mandi, serta adanya obat-obatan herbal.

“Ditemukan bekas luka infeksi di mata kaki kanan. Korban diduga menderita penyakit gula (diabetes), di mana jari kelingking kiri korban diketahui merupakan bekas amputasi,” ungkap Rita.

Petugas medis memperkirakan korban sudah meninggal dunia sekitar 24 jam sebelum ditemukan. “Pihak kepolisian memastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Di lokasi juga ditemukan stok obat-obatan yang masih banyak,” tutupnya.

Saat ini jenazah telah ditangani oleh pihak berwajib untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga guna proses pemakaman. (hum)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lapas Kelas II B Pati dukung 15 program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Bakti Sosial

23 April 2026 - 23:11 WIB

Seorang Bandar Narkotika Psikotropika Dan Obat Berbahaya Berhasil Diamankan Polda Jateng Di Demak

23 April 2026 - 21:41 WIB

DPC KSPI Kudus Gelar Halal Bihalal Pererat Kebersaman Dan Kekeluargaan

19 April 2026 - 09:51 WIB

DPRD Pati Murka! Dugaan Pungli Rp300 Ribu di SMPN 1 Tayu Diminta Diusut Ombudsman

18 April 2026 - 00:49 WIB

Dua Pelaku Residivis Kasus Sabu Diamankan Polresta Pati di Wedarijaksa

16 April 2026 - 16:07 WIB

Trending di Berita