Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

Polda DIY Kerahkan 21 Drone Pantau Arus Mudik Operasi Ketupat Progo 2026

badge-check


					Sebanyak 21 unit drone disiagakan untuk memantau titik-titik krusial di seluruh wilayah Yogyakarta selama pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2026. (Foto:Dok.Polda DIY)
Perbesar

Sebanyak 21 unit drone disiagakan untuk memantau titik-titik krusial di seluruh wilayah Yogyakarta selama pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2026. (Foto:Dok.Polda DIY)

Jogja – Guna memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik Lebaran, Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda) DIY mengambil langkah inovatif dengan menerjunkan teknologi udara.

Sebanyak 21 unit drone disiagakan untuk memantau titik-titik krusial di seluruh wilayah Yogyakarta selama pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2026.

Jasa Pembuatan website Media berita

Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menjelaskan bahwa penggunaan armada drone ini merupakan upaya Polri dalam melakukan pengawasan yang lebih presisi dan bersifat real-time.

Menurut Kombes Ihsan, keunggulan utama dari pengerahan drone ini adalah kemampuannya dalam menyajikan live pantauan arus secara langsung dari udara, khususnya pada titik-titik yang selama ini dikenal rawan terjadi perlambatan.

“Drone ini akan mengirimkan data visual langsung ke pusat kendali. Dengan begitu, kita bisa melihat kondisi lapangan secara utuh di area-area yang sulit dipantau sepenuhnya lewat CCTV statis,” ujarnya.

Menariknya, kecanggihan ini tidak hanya dinikmati oleh internal petugas. Guna memberikan kepastian informasi kepada publik, semua hasil visual dari drone tersebut akan ditampilkan dan dipublikasikan melalui akun media sosial resmi PoldaJogja.

“Masyarakat bisa melihat langsung kondisi jalanan melalui akun PoldaJogja. Tujuannya agar tidak ada informasi menyimpang atau kesalahpahaman terkait titik-titik perlambatan arus,” ungkapnya.

Selain itu, data visual yang dihasilkan oleh drone tidak hanya berfungsi sebagai bahan monitoring, tetapi juga menjadi dasar pengambilan keputusan bagi petugas di lapangan.

Berfungsi untuk memudahkan petugas mengetahui secara pasti apa yang menjadi pemicu perlambatan, apakah karena volume kendaraan, gangguan di jalan, atau penyempitan jalur.

Kemudian juga menjadi panduan bagi Tim Urai atau petugas di pos terdekat untuk segera menuju lokasi simpul kemacetan guna melakukan rekayasa lalu lintas secara cepat dan tepat.

Langkah preventif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintasi wilayah Yogyakarta. Dengan penanganan yang cepat berbasis data akurat, diharapkan tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berkepanjangan.

Polda DIY mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti arahan petugas di lapangan dan selalu memantau perkembangan arus lalu lintas melalui kanal-kanal resmi agar perjalanan tetap lancar dan selamat sampai tujuan. (hum)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lapas Kelas II B Pati dukung 15 program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Bakti Sosial

23 April 2026 - 23:11 WIB

Seorang Bandar Narkotika Psikotropika Dan Obat Berbahaya Berhasil Diamankan Polda Jateng Di Demak

23 April 2026 - 21:41 WIB

DPC KSPI Kudus Gelar Halal Bihalal Pererat Kebersaman Dan Kekeluargaan

19 April 2026 - 09:51 WIB

DPRD Pati Murka! Dugaan Pungli Rp300 Ribu di SMPN 1 Tayu Diminta Diusut Ombudsman

18 April 2026 - 00:49 WIB

Dua Pelaku Residivis Kasus Sabu Diamankan Polresta Pati di Wedarijaksa

16 April 2026 - 16:07 WIB

Trending di Berita