KAB. MAGELANG – Perjalanan mudik gratis yang dilepas Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berjalan lancar. Senin (16/3/2026), pemudik tiba di Kabupaten Magelang dan Karanganyar.
Di Magelang, pemudik yang dibawa lima bus fasilitasi Pemkab Magelang itu disambut Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto, di Terminal Secang. Dia berharap, para perantau dapat menikmati kebersamaan di kampung halaman dengan bahagia.
“Semoga kepulangan ini menjadi momen indah untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan berbagi kebahagiaan bersama keluarga,” kata Adi.
Dia juga mengapresiasi para warga Magelang yang merantau dan bekerja di wilayah Jabodetabek seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi. Menurutnya, kerja keras para perantau turut menjadi bagian dari kekuatan pembangunan daerah.
Adi menambahkan, program mudik gratis merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat perantau, agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman. Selain itu, Pemkab Magelang juga menyiapkan fasilitas arus balik gratis bagi para perantau yang akan kembali bekerja setelah lebaran.
“Tahun ini kami juga menyediakan fasilitas balik rantau gratis pada 28 Maret mendatang. Namun karena keterbatasan kemampuan keuangan daerah, baru dapat disediakan dua bus,” jelasnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso menjelaskan, program mudik gratis tahun ini memberangkatkan lima bus dari Jakarta dengan total 250 penumpang.
“Setiap bus membawa sekitar 50 orang. Mereka terdiri dari berbagai profesi seperti asisten rumah tangga, pekerja pabrik, buruh, ojek online, hingga pedagang yang merantau di wilayah Jabodetabek,” kata Iwan.
“Dengan adanya fasilitas mudik gratis ini, diharapkan para perantau bisa mengurangi pengeluaran transportasi sehingga uang yang dimiliki bisa digunakan di kampung halaman untuk membantu keluarga dan menggerakkan ekonomi lokal,” jelasnya.
Selain itu, fasilitas transportasi bus juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan perjalanan para pemudik dibandingkan jika menggunakan kendaraan roda dua.
Di Karanganyar, pemudik disambut Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana, didampingi Sekretaris Daerah, Dandim, serta Wakapolres Karanganyar. Penyambutan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kebahagiaan, di kompleks Masjid Agung Madaniyah Karanganyar.
Suasana haru terlihat saat para perantau kembali menginjakkan kaki di tanah kelahiran. Momen tersebut menjadi saat yang dinanti untuk kembali berkumpul bersama keluarga dan orang-orang terkasih menjelang Hari Raya.
Wakil Bupati Karanganyar menyampaikan rasa syukur atas kelancaran perjalanan para pemudik dari wilayah Jabodetabek, hingga tiba di Karanganyar dengan selamat. Dia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan selalu hadir untuk masyarakatnya, termasuk warga Karanganyar yang berada di perantauan.
Menurutnya, program mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan bagi warga perantauan, untuk pulang ke kampung halaman dan merayakan Lebaran bersama keluarga. Sehingga, semakin mempererat tali silaturahmi, serta menghadirkan kebahagiaan bagi keluarga yang telah lama menantikan kehadiran mereka. (hum)








