Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

Bertahun Tahun Mafia BBM Subsidi Bebas Beraksi di Kabupaten Pinrang

badge-check


					Keluhan datang dari para sopir yang mengantre panjang sampai berjam-jam untuk mendapatkan BBM subsidi. (Foto:Ist)
Perbesar

Keluhan datang dari para sopir yang mengantre panjang sampai berjam-jam untuk mendapatkan BBM subsidi. (Foto:Ist)

Pinrang – Bertahun-tahun aksi mafia BBM Subsidi jenis solar dan pertalite diduga bergerilya bebas tanpa hambatan di sejumlah SPBU dan APMS di Kabupaten Pinrang. Mereka disinyalir kian brutal dan seolah-olah tak lagi mengenal rasa takut menguras subsidi negara secara terang-terangan.

Ketua Forum Pembangunan dan Pengawas Kinerja Pemerintah (FP2KP) Andi Agustan Tanri Tjoppo yang dihubungi melalui telepon selulernya pada Selasa, 24 Maret 2026 angkat bicara dan menjelaskan bahwa sebelumnya telah dibeberkan kemarin di media cetak/ online pada hari Senin tanggal 23 Maret 2026 dengan Judul “MAFIA BBM BERSUBSIDI DI KABUPATEN PINRANG DIDUGA BERJALAN LANCAR DAN AMAN”

Jasa Pembuatan website Media berita

Bahwa sepuluh SPBU dan lima APMS yang kini menjadi sorotan publik di Kabupaten Pinrang yang bernomor lambung sebagai berikut :
SPBU 74.912.01 Maccorawalie, SPBU 74.912.02 Tiroang, SPBU 74.912.18 Jaya, SPBU 74.912.19 Sawitto Sekkang, SPBU 74.912.57 Menro, SPBU 74.912.56 Palia, SPBU 74.912.70 Massila, SPBU 74.912.67 Bungi, SPBU 74.912.14 Pangaparang, SPBU 74.912.15 Paleteang, APMS 76.912.01 Cempa, APMS 76.912.02 Malimpung, APMS 76.912.03 Jampue Lanrisang, APMS 76.912.04 Langnga, APMS 76.912.05 Maritengngae.

SPBU dan APMS tersebut diduga kuat menjadi titik distribusi ilegal BBM Subsidi jenis solar dan pertalite skala besar yang diduga dengan modus pengisian puluhan jerigen, pengisian mobil dengan tangki modifikasi, pengisian bolak-balik. Kelancaran dan keamanan aksi mafia BBM bersubsidi ini, diduga kuat oknum petugas SPBU dan APMS ikut terlibat langsung membantu memperlancar suksesnya aksi mafia BBM bersubsidi serta Polres Pinrang dan Dandim 1404 Pinrang diduga tutup mata.

Keluhan juga datang dari para sopir yang mengantre panjang sampai berjam-jam untuk mendapatkan BBM subsidi, hampir semua SPBU dan APMS rawan jadi ladang permainan mafia BBM Subsidi.

“Kalau aparat lokal atau daerah terus diam dan tutup mata, maka dengan ini kami mohon kepada Kapolda Sulawesi Selatan, Pangdam 14 Hasanuddin dan BPH Migas (Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi) untuk secepatnya membentuk SATGAS OPERASI TANGKAP TANGAN (OTT) MAFIA BBM SUBSIDI di Sulawesi Selatan Khususnya di Kabupaten Pinrang,” tegasnya.

Media ini akan terus berupaya mengonfirmasi pihak SPBU dan APMS terkait, namun lantaran keterbatasan akses komunikasi, media ini kesulitan mendapat klarifikasi ke semua manajer SPBU dan APMS Se-Kabupaten Pinrang. (Arifin sulsel)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPC KSPI Kudus Gelar Halal Bihalal Pererat Kebersaman Dan Kekeluargaan

19 April 2026 - 09:51 WIB

DPRD Pati Murka! Dugaan Pungli Rp300 Ribu di SMPN 1 Tayu Diminta Diusut Ombudsman

18 April 2026 - 00:49 WIB

Dua Pelaku Residivis Kasus Sabu Diamankan Polresta Pati di Wedarijaksa

16 April 2026 - 16:07 WIB

Beberapa Korban Muncul dalam Kasus Dugaan Penipuan di Jombang, Polisi Diminta Bertindak

12 April 2026 - 12:46 WIB

Anggota DPRD Pati Mukit Mengapresiasi Kepada Polresta Pati Yang Telah Menangkap Pelaku Penusukan di Areal Lapangan Kedalisodo Desa Bendar Juwana

11 April 2026 - 14:33 WIB

Trending di Berita