Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

Demo Besar “ No Kings” di AS Protes Trump, 8 Juta Orang Turun ke Jalan

badge-check

Para demonstran ikut serta dalam aksi protes 'No Kings' dalam rangkaian unjuk rasa nasional di Washington, D.C., AS, Sabtu (28/3). Menurut penyelenggara No Kings, protes tersebut sebagai bentuk frustrasi warga terhadap kebijakan dan kepemimpinan Trump. (REUTERS/Evelyn Hockstein) Perbesar

Para demonstran ikut serta dalam aksi protes 'No Kings' dalam rangkaian unjuk rasa nasional di Washington, D.C., AS, Sabtu (28/3). Menurut penyelenggara No Kings, protes tersebut sebagai bentuk frustrasi warga terhadap kebijakan dan kepemimpinan Trump. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Washington – Warga Amerika Serikat (AS) melakukan demonstrasi besar “No Kings” pada hari Sabtu (28/3). Aksi turun ke jalan para demonstran itu untuk mengecam tindakan agresif Presiden AS Donald Trump, perang di Iran, dan kebijakan lainnya.

Dalam laporan Reuters, lebih dari 3.200 acara direncanakan di seluruh 50 negara bagian. Dua acara “No Kings” sebelumnya menarik jutaan peserta.

Jasa Pembuatan website Media berita

Di Minnesota, aksi unjuk rasa besar diadakan di luar gedung Capitol negara bagian di Saint Paul. Para demonstran mengangkat poster yang memuat foto Renee Good dan Alex Pretti, yang ditembak mati oleh petugas imigrasi federal di Minneapolis tahun ini.

Gubernur Minnesota, Tim Walz, mengatakan dalam orasinya bahwa perlawanan mereka terhadap Trump dan kebijakannya menjadikan mereka “jantung dan jiwa” dari segala hal baik tentang AS.

“Mereka menyebut kita radikal. Anda benar sekali, kita telah diradikalisasi— diradikalisasi oleh belas kasih, diradikalisasi oleh kesopanan, diradikalisasi oleh proses hukum yang adil, diradikalisasi oleh demokrasi, dan diradikalisasi untuk melakukan semua yang kita bisa untuk menentang otoritarianisme,” kata Walz, dikutip dari Reuters, Minggu (29/3).

Aksi unjuk rasa besar lainnya berlangsung di New York, Dallas, Los Angeles, Philadelphia, dan Washington.

Di New York, kerumunan yang menurut perkiraan polisi berjumlah puluhan ribu orang membentang lebih dari 10 blok di pusat kota Manhattan. Aktor Robert De Niro, salah satu penyelenggara, mengatakan bahwa tidak ada presiden sebelum Trump yang menimbulkan “ancaman eksistensial seperti itu terhadap kebebasan dan keamanan kita.”

Holly Bemiss (54), mengatakan bahwa dia dan peserta demonstrasi New York lainnya bertindak dengan semangat yang sama seperti leluhurnya yang berjuang dalam Revolusi Amerika.

“Kami berjuang melawan raja, dan kami berjuang untuk kebebasan. Kami hanya melakukannya lagi,” katanya.

Di National Mall di Washington, kerumunan meneriakkan slogan-slogan pro-demokrasi dan memegang tanda-tanda anti-Trump. Di luar sebuah pusat perawatan lansia bertingkat tinggi di Chevy Chase, Maryland, sekelompok lansia di kursi roda memegang tanda-tanda yang mendorong mobil yang lewat untuk “Lawan tirani,” “Bunyikan klakson jika Anda menginginkan demokrasi,” dan “Singkirkan Trump.”

Ribuan orang menghadiri acara di Dallas yang diwarnai bentrokan antara demonstran No Kings dan kelompok kontraprotes, termasuk salah satu yang dipimpin oleh Enrique Tarrio, mantan pemimpin organisasi sayap kanan Proud Boys.

Bentrokan kecil terjadi ketika para kontraprotes memblokir jalan. Polisi Dallas akhirnya melakukan beberapa penangkapan. (kump/sm)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dulur Sikep Nyawiji, SMSI, dan Polresta Pati Bersalurkan 20 Tangki Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

19 September 2026 - 20:15 WIB

DPC Lindu Aji Jolosutro Salurkan 60 Tangki Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

19 September 2026 - 19:51 WIB

Lapas Kelas IIB Pati Gelar Senam Hipertensi, Jaga Kesehatan Warga Binaan

19 September 2026 - 19:33 WIB

SMSI Dorong Perkuat Tata Kelola Perusahaan Pers Hadapi Era Digital

19 September 2026 - 12:13 WIB

SUSU MBG DIDUGA PENYEBAB SISWA DI PATI KERACUNAN, KEMASAN DITEMUKAN ISI BERWARNA TIDAK WAJAR

18 September 2026 - 21:12 WIB

Trending di Berita