Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

Pria Diduga ODGJ di Kradenan Ngamuk, Bacok Ayah dan 5 Warga

badge-check

Dalam video yang beredar di media sosial, aksi brutal pelaku yang diduga ODGJ menyerang warga dengan menggunakan sebilah parang. (Kolase:Tangkap Layar Video CCTV)
Perbesar

Dalam video yang beredar di media sosial, aksi brutal pelaku yang diduga ODGJ menyerang warga dengan menggunakan sebilah parang. (Kolase:Tangkap Layar Video CCTV)

Grobogan – Pria berinisial S (33) diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk di Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (29/3/2026). Ia membacok ayah dan lima warga setempat lainnya.

Dalam video yang beredar di media sosial, aksi brutal pelaku yang diduga ODGJ menyerang warga dengan menggunakan sebilah parang.

Jasa Pembuatan website Media berita

Kapolsek Kradenan AKP Edy Sutarjo mengatakan bahwa kejadian tersebut bermula sekira pukul 15.00 WIB saat pelaku terlihat emosi dan mencari ponsel di rumahnya, Desa Sengonwetan.

”Awalnya pelaku marah-marah di rumah dan sempat mencekik ibu kandungnya hingga tidak sadarkan diri,” ujar AKP Edy Sutarjo kepada wartawan Senin (30/3/2026)

Kapolsek menuturkan saat beberapa saksi hendak mengecek kondisi ibu pelaku yang pingsan, pelaku tiba-tiba datang dan langsung mengambil parang dari bawah jok motornya. Tanpa babibu, pelaku langsung membabi buta mengayunkan senjata tajam tersebut.

Korban pertama yakni Markini (63), yang saat itu sedang menggendong cucunya yang berusia 3 tahun di pinggir jalan. Pelaku membacok korban hingga mengenai telinga dan kedua tangan korban.

”Warga sempat mencoba mengalihkan perhatian pelaku agar tidak terus melukai korban (Markini) yang sedang menggendong anak kecil. Beruntung cucu korban berhasil lari menyelamatkan diri,” lanjut kapolsek.
Pelaku yang gelap mata kemudian menyisir area sekitar dan melukai lima warga di Sengonwetan lainnya, yakni Nyami (66), Abu (81), Darsih (63), Karni (80), serta ayah kandungnya sendiri, Suroto (65).

Aksi brutal tersebut berakhir setelah warga sekitar beramai-ramai mengepung dan berhasil mengamankan pelaku. Pihak perangkat desa setempat kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Kradenan.

”Keenam korban langsung dilarikan ke Puskesmas 1 Kradenan, namun karena luka yang diderita cukup parah, seluruh korban dirujuk ke RSUD Purwodadi untuk mendapatkan perawatan medis intensif,” ungkap kapolsek.

Terpisah, Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto mengungkapkan ada enam orang yang terluka akibat dibacok oleh orang yang diduga mengalami ODGJ tersebut.

“Pembacokan terhadap enam orang menggunakan sajam, yang diduga dilakukan orang yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ),” kata Arif.

Arif menuturkan peristiwa ini terjadi tepatnya di Dusun Gundih. Para korban telah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas dan akan dibawa ke rumah sakit.

Pelaku saat ini juga sudah diamankan di Polsek Kradenan. Polisi masih mendalami keterangan saksi-saksi terkait peristiwa tersebut.

Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat dengan Pasal 466 ayat 2 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Tindak Pidana Penganiayaan Berat.

Pihak kepolisian juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Grobogan untuk penyelidikan lebih lanjut mengenai motif pelaku.

Terkait kemungkinan kondisi pelaku ODGJ atau tidak, kapolsek menyebut biar pihak ahli yang akan memastikannya. ”Nanti ahli yang akan memastikannya,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Setelah Empat Hari Hilang, Jasad Nelayan Haryanto Ditemukan Terdampar di Pantai Tayu

20 September 2026 - 21:04 WIB

Dulur Sikep Nyawiji, SMSI, dan Polresta Pati Bersalurkan 20 Tangki Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

19 September 2026 - 20:15 WIB

DPC Lindu Aji Jolosutro Salurkan 60 Tangki Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

19 September 2026 - 19:51 WIB

Lapas Kelas IIB Pati Gelar Senam Hipertensi, Jaga Kesehatan Warga Binaan

19 September 2026 - 19:33 WIB

SMSI Dorong Perkuat Tata Kelola Perusahaan Pers Hadapi Era Digital

19 September 2026 - 12:13 WIB

Trending di Berita