Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

Petani Kesulitan Mendapat Pupuk Subsidi, Ratusan Petani Melakukan Demo di Kantor Dispertan

badge-check

Petani Kesulitan Mendapat Pupuk Subsidi, Ratusan Petani Melakukan Demo di Kantor Dispertan Perbesar

PATI – Petani hutan yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Perhutanan Sosial (AMPS) Kabupaten Pati demo di kantor Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) pada Kamis, 9 April 2026.

Para petani menuntut perbaikan distribusi pupuk bersubsidi. Petani hutan mengeluh lantaran saat ini distribusi pupuk bersubsidi mengalami kendala serius yang berdampak pada produktivitas hasil tani dan kesejahteraan ekonomi mereka.

Jasa Pembuatan website Media berita

Saman selaku koordinator aksi menyampaikan kesulitan mendapatkan pupuk membuat petani yang menanam palawija, seperti padi, jagung, bahkan kopi, kesulitan dalam mengelola lahan.

“Pupuk yang mana selama ini hanya dikasih 20 persen. Kalau 20 persen sangat merugikan kami yang di bawah, karena kami hanya mengelola seperempat hektare hanya dapat 10 kilo, jadi tidak produktif,” kata Saman yang juga Kades Sukobubuk.

Oleh karena itu, Saman mewakili para petani hutan meminta kepada Dispertan untuk memberikan tambahan kuota pupuk subsidi kepada petani.

“Wakil menteri pertanian sudah berstatmen akan mengakomodir pupuk petani hutan. Kalau pada hari ini Dinas Pertanian Kabupaten Pati tidak bisa mengalokasikan pupuk untuk petani hutan, bersediakah bapak-bapak silaturahmi ke sini lagi?” ujarnya diiringi jawaban setuju massa lainnya.

Dia mengatakan, untuk mencukupi kebutuhan tanam, para petani terpaksa membeli pupuk nonsubsidi yang harganya dua kali lipat dari harga pupuk subsidi.

“Harga di luar itu tinggi, sudah saya sampaikan dan kami butuh. Harganya Rp230 ribu dan harga normal Rp115 ribu per karung,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dispertan Pati Ratri Wijayanto berjanji bakal mengusulkan tuntutan dari para petani. Hasil audiensi dengan perwakilan petani dan juga Pupuk Indonesia akan disampaikan Kementerian agar bisa direalisasikan.

Pihaknya juga akan melakukan pendataan jumlah petani yang tergabung dalam kelompok hutan terlebih dulu agar distribusi pupuk tepat sasaran.

“Insyaallah petani kelompok tani hutan akan kami bantu kami upayakan untuk memenuhi pupuk bersubsidi. Kami akan melihat legalitas dari setiap KTH, kemudian kita input. Kita koordinasikan dengan balai perhutanan,” kata Ratri.

( Red )

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tingkatkan Keamanan, Lapas Kelas IIB Pati Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

23 September 2026 - 12:37 WIB

Kurang 500 Baglog Jamur, Pembeli Rembang Jauh-jauh ke Gembong Tak Temui Pihak Terkait

23 September 2026 - 07:11 WIB

Warga Dukuh Gadungan Pertanyakan Kas Makam, Musyawarah di Kantor Desa Sejomulyo Berakhir Serah Terima Aset Rp23 Juta

22 September 2026 - 20:42 WIB

Sinergi Tiga Pilar: 20 Tangki Air Bersih Diberangkatkan dari Mapolresta Pati Bantu Warga Terdampak Kekeringan

21 September 2026 - 21:58 WIB

Lapas Kelas IIB Pati Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bersama DPD GERAM untuk Warga Binaan

21 September 2026 - 19:51 WIB

Trending di Berita