PATI — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati mengambil langkah nyata dalam memperkuat pencegahan dan mitigasi bencana kebakaran dengan memasang fire block serta stiker pengecekan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di sejumlah titik rawan lingkungan lembaga tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 19 Agustus 2026, sebagai tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait mitigasi bencana kebakaran di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.
Kegiatan ini dipimpin dan dilaksanakan oleh jajaran pimpinan serta petugas Lapas Kelas IIB Pati, di bawah arahan Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi.
Pemasangan fire block dilakukan pada titik-titik yang telah diidentifikasi memiliki potensi risiko kebakaran tinggi. Sementara itu, stiker pengecekan APAR dipasang sebagai penanda dan pengingat untuk memastikan kondisi serta kelayakan alat pemadam api selalu terpantau dan diperiksa secara berkala. Langkah ini bertujuan menjamin seluruh sarana pencegahan kebakaran tersedia, terawat, dan siap digunakan sewaktu-waktu dibutuhkan.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan kesiapsiagaan, meminimalkan risiko serta dampak kebakaran, sekaligus mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. Langkah ini juga merupakan wujud kepatuhan terhadap arahan pusat dalam menjamin keselamatan seluruh penghuni maupun petugas.
Pemasangan dilakukan secara bertahap di titik-titik rawan yang telah dipetakan sebelumnya. Stiker pengecekan APAR dipasang pada setiap alat pemadam yang ada untuk memudahkan pemantauan rutin oleh petugas yang bertugas. Seluruh proses dilakukan secara konsisten dan menyeluruh tanpa menunggu kejadian kebakaran baru mengambil tindakan.
Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, menegaskan bahwa pencegahan lebih diutamakan daripada penanganan setelah kejadian. “Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi kejadian baru melakukan tindakan. Pencegahan harus dimulai dari langkah-langkah sederhana namun penting, seperti pemasangan fire block, pengecekan APAR secara berkala, hingga pemasangan stiker sebagai penanda kontrol. Kami akan terus meningkatkan kewaspadaan dan memastikan seluruh sarana pendukung keselamatan dalam kondisi siap digunakan demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif,” tegasnya.
Kegiatan ini juga menjadi bukti keseriusan Lapas Pati dalam menerapkan budaya keselamatan dan kesiapsiagaan bencana secara berkelanjutan di setiap aspek pengelolaan lembaga pemasyarakatan.
(Hum / MK)








