Pelaku Pembacokan di Juwana Berhasil Ditangkap di Surabaya, Satu Orang Lain Turut Diamankan
PATI — Upaya pengejaran pelaku pembacokan yang terjadi di wilayah Juwana, Kabupaten Pati, akhirnya membuahkan hasil. Tim Polresta Pati berhasil menangkap pelaku utama yang telah melarikan diri hingga ke Surabaya pada Senin (21/9/2026). Selain pelaku, polisi juga mengamankan satu orang lain yang diduga membantu proses pelarian tersebut.
Pelaku utama adalah seorang pemuda berpenampilan rambut dicat pirang. Ia ditangkap bersama satu orang lain yang diduga membantu pelariannya. Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama, membenarkan penangkapan tersebut. Korban adalah warga kawasan Bakaran, Kecamatan Juwana, yang mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam.
Terjadi peristiwa pembacokan yang mengakibatkan korban mengalami luka cukup parah di bagian belakang leher. Luka tersebut berasal dari sabetan senjata tajam jenis celurit dengan sayatan lebar dan dalam. Rekaman kejadian saat penangkapan pelaku kemudian beredar luas di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @Patihits. Dalam rekaman terlihat pelaku digiring menuju mobil SUV berwarna hitam tanpa melakukan perlawanan.
Peristiwa pembacokan terjadi pada Sabtu (19/9/2026) dini hari. Penangkapan pelaku dilakukan pada Senin (21/9/2026) malam, atau sekitar dua hari setelah kejadian.
Kejadian pembacokan berlangsung di wilayah yang berkaitan dengan Doropayung, Juwana, Pati. Penangkapan pelaku dilakukan di Surabaya, Jawa Timur.
Hingga saat ini, motif di balik serangan pembacokan tersebut masih terus didalami oleh pihak kepolisian. Belum ada keterangan resmi terkait latar belakang konflik yang memicu tindakan kekerasan tersebut.
Kejadian bermula ketika korban yang berasal dari kawasan Bakaran diserang di wilayah Doropayung, Juwana. Korban menderita luka serius di leher belakang akibat sabetan celurit dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Setelah kejadian, pelaku melarikan diri hingga ke Surabaya. Polresta Pati kemudian mengerahkan tim pengejar yang berhasil menangkap pelaku di Surabaya. Bersama pelaku, diamankan pula satu orang yang diduga membantu selama pelarian. Rombongan kemudian kembali ke Pati. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kedua orang yang diamankan untuk mengungkap kronologi lengkap serta motif peristiwa.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Pati Ipda Hafid Amin belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan perkara ini saat dikonfirmasi. Polisi berjanji akan mengungkap hasil penyelidikan lebih lanjut setelah pemeriksaan tuntas dilakukan.
( Redaksi )









