Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU) mulai melakukan perbaikan sementara pada sejumlah titik kerusakan di kawasan alun-alun, khususnya di sisi timur.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan kawasan publik sembari menunggu realisasi penataan ulang secara menyeluruh.
Kepala DPUTARU Rembang, Maryosa, menyampaikan bahwa perbaikan difokuskan pada bagian yang mengalami kerusakan, seperti lantai yang pecah serta akar pohon yang mulai muncul ke permukaan.
“Saat ini kita lakukan perawatan sementara, terutama di sisi timur yang banyak pecah-pecah dan akar pohon yang muncul. Itu kita perbaiki dulu,” ujarnya, Rabu (1/4).
Perbaikan dilakukan dengan menambal bagian yang rusak, merapikan vegetasi, serta melakukan pemangkasan pohon agar kawasan alun-alun tetap tertata dan nyaman digunakan masyarakat.
“Yang rusak kita tambal dulu, kemudian kita tanami dan rapikan pohonnya supaya tidak kelihatan kumuh,” tambahnya.
Lebih lanjut, Maryosa mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan desain penataan ulang kawasan alun-alun secara menyeluruh. Namun, pelaksanaan penataan tersebut masih menunggu kesiapan anggaran.
“Desainnya sudah ada, nanti ke depan kita akan ganti dan tata ulang semuanya sesuai desain itu,” jelasnya.
Untuk saat ini, Pemkab Rembang memprioritaskan perbaikan darurat agar fungsi alun-alun sebagai ruang publik tetap berjalan optimal.
“Kalau anggarannya nanti kita hitung ke depan. Yang penting sekarang ini yang rusak kita perbaiki dulu dan harus cepat selesai,” pungkasnya. (hum)










