Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

MAHASISWA MMD UNIVERSITAS BRAWIJAYA WAWANCARAI PETANI MENGENAI POTENSI DAN PERMASALAHAN DARI KEGIATAN PERTANIAN YANG ADA DI DESA NGRANGET

badge-check


					Wawancara petani Desa Ngranget oleh Mahasiswa MDD Unibraw kelompok 811 Perbesar

Wawancara petani Desa Ngranget oleh Mahasiswa MDD Unibraw kelompok 811

Malang | patrolinusantara.press – Mahasiswa Membangun 1000 Desa Universitas Brawijaya kelompok 811 yang bertempat di Desa Ngranget pada tanggal 22 dan 25 Juli 2023 melakukan kegiatan wawancara dan survey kepada kelompok tani. Pertanian merupakan sektor penting dalam kehidupan masyarakat, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Ngranget.

Kondisi Lahan Pertanian Di Desa Ngranget

Desa Ngranget, sebuah desa yang terletak di Kecamatan Dagangan, telah mengandalkan sektor pertanian sebagai sumber utama penghidupan bagi sebagian besar penduduknya. Melalui proses wawancara yang disasarkan ke petani di Desa Ngranget, para mahasiswa MMD ingin menemukan potensi-potensi yang dapat ditingkatkan serta mengidentifikasi permasalahan yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sektor pertanian di desa tersebut.

Jasa Pembuatan website Media berita

Pengisian Kusioner Sasaran Kegiatan

Setelah dilakukan wawancara terhadap para petani Desa Ngranget yang terletak di Kecamatan Dagangan, beberapa petani menyatakan potensi bidang pertanian di Desa Ngranget yang dapat dikembangkan adalah komoditas tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan. Tanaman pangan yang terdapat pada Desa Ngranget adalah padi dan jagung. Sedangkan untuk tanaman perkebunan yang terdapat pada Desa Ngranget diantaranya yaitu kopi, coklat, cengkeh, dan Durian. Tanaman hortikultura yang paling banyak dibudidayakan oleh petani yang terdapat di Desa Ngranget adalah bawang merah dan kacang panjang. Selain itu, para petani juga menyatakan bahwa lahan pertanian yang terdapat pada Desa Ngranget memiliki tanah yang subur sehingga dalam melakukan budidaya pertanian berlangsung dengan baik.

Potensi lahan pertanian yang terdapat di Desa Ngranget tidak diimbangi dengan pengolahan komoditas pertanian yang menjadikan komoditas tersebut memiliki nilai jual yang rendah dan juga akses pasar bagi produk pertanian yang sulit menjadi salah satu kendala dalam kegiatan pertanian yang dilakukan. Selain itu, beberapa petani di Desa Ngranget memiliki pengetahuan yang terbatas tentang cara memanfaatkan kotoran ternak sebagai pupuk kompos. 

Sebagai informasi, Tim MMD 811 Desa Ngranget di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ria Casmi Arrsa S.H., M.H.

(MK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

*30 WBP Lapas IIB Pati Tuntaskan 30 Juz dalam Khataman Al-Qur’an, Pembinaan Spiritual Rutin Tiap 40 Hari*

24 April 2026 - 18:56 WIB

Lapas Kelas II B Pati dukung 15 program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Bakti Sosial

23 April 2026 - 23:11 WIB

Seorang Bandar Narkotika Psikotropika Dan Obat Berbahaya Berhasil Diamankan Polda Jateng Di Demak

23 April 2026 - 21:41 WIB

DPC KSPI Kudus Gelar Halal Bihalal Pererat Kebersaman Dan Kekeluargaan

19 April 2026 - 09:51 WIB

DPRD Pati Murka! Dugaan Pungli Rp300 Ribu di SMPN 1 Tayu Diminta Diusut Ombudsman

18 April 2026 - 00:49 WIB

Trending di Berita