Jakarta | patrolinusantara.press – Mayoritas responden atau sebesar 29 persennya merasa persoalan terletak pada kepala desa dan kemampuan aparaturnya yang tidak kompeten.
Demikian hasil survey atau jajak pendapat Litbang Kompas periode Juli 2023 terkait pendapat publik soal berbagai persoalan utama dalam meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa.
Survei Litbang “Kompas” tersebut berlangsung 11-13 Juli 2023 dengan mewawancarai 510 responden dari 34 provinsi. Sampel ditentukan secara acak dari panel Litbang Kompas sesuai proporsi penduduk tiap provinsi.
Dengan metode ini, survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 4,35 persen.
Dikutip dari Kompas, kemudian, sebanyak 24,3 persen responden merasa masalah ada pada infrastruktur atau sarana prasarana desa yang minim. Persoalan ketiga, menurut 22,3 persen responden adalah sulitnya mencari lapangan pekerjaan.
Selanjutnya, 11,2 persen menilai masalah peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa adalah tata kelola pemerintahan desa yang buruk.
Kemudian 7,1 persen responden menganggap persoalan utama adalah minimnya sumber daya alam dan 2,2 persen responden merasa persoalan terletak pada kondisi wilayah yang sulit atau rawan bencana. Lalu, 0,3 persen menganggap persoalan ada pada dukungan masyarakat dan 3,6 persen responden menjawab tidak tahu.
(Sum)








