Semarang – Perkembangan teknologi informasi yang berlangsung sangat cepat saat ini menjadi tantangan utama yang harus dihadapi oleh dunia pers nasional. Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Agus Kliwir dalam pertemuan bersama seluruh pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) wilayah Jawa Tengah, pada Sabtu (4/7/2026).
Sebagai Ketua Koordinator SMSI Eks Karesidenan Pati, Agus Kliwir menegaskan bahwa kemudahan akses dan penyebaran informasi di era digital menuntut setiap perusahaan media untuk senantiasa menjaga tiga pilar utama: kredibilitas, ketepatan isi berita, dan standar profesionalisme dalam setiap tayangan yang disajikan kepada masyarakat luas.
“Perusahaan media yang sehat akan melahirkan informasi yang berkualitas. Jika perusahaan pers tidak memahami aturan, maka kepercayaan publik terhadap media bisa menurun,” tegasnya saat berbicara di hadapan para pengurus.
Menurut pandangannya, keberadaan perusahaan pers yang sehat dan terkelola dengan baik tidak hanya menghasilkan informasi yang andal, tetapi juga mampu menjalankan fungsi edukasi yang penting bagi masyarakat. Sebaliknya, ketidaktahuan atau ketidakpatuhan terhadap aturan dan standar jurnalistik berisiko merusak citra serta menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap dunia pers secara keseluruhan.
Sebagai salah satu konstituen resmi Dewan Pers, SMSI memiliki tanggung jawab besar untuk mendorong terbentuknya perusahaan media yang profesional, berpegang teguh pada integritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pembangunan baik di tingkat daerah maupun nasional.
Agus Kliwir juga mengajak seluruh anggota SMSI di Jawa Tengah untuk bersatu menjaga nama baik organisasi sekaligus terus meningkatkan kualitas pengelolaan perusahaan pers masing-masing. Di tengah persaingan industri media yang semakin ketat dan derasnya arus informasi digital, penguatan pemahaman terhadap organisasi serta peraturan yang berlaku dinilai sebagai langkah paling strategis agar media siber Indonesia tetap menjadi rujukan yang dipercaya masyarakat.
“Kedepan, kita harus bersama-sama menjaga nama baik organisasi dan meningkatkan kualitas perusahaan pers, agar semakin dipercaya masyarakat,” tutupnya.
( Agus )









