PATI – Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Bening Kabupaten Pati terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pelanggan. Berbagai masukan maupun keluhan yang disampaikan masyarakat dijadikan bahan evaluasi utama untuk menyempurnakan sistem distribusi air bersih serta pelayanan administrasi yang ada saat ini.
Hal tersebut menjadi pembahasan utama dalam pertemuan antara Plt Direktur Utama PDAM Tirta Bening Kabupaten Pati, Pariman, dengan Ketua Koordinator SMSI Eks Karesidenan Pati sekaligus Direktur Utama PT MNS Grub Pers dan CEO SMGC, Agus Kliwir, yang berlangsung pada Senin (6/7/2025).
Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian masyarakat, mulai dari gangguan yang kadang terjadi pada penyaluran air bersih, hingga sistem pembayaran yang dinilai perlu penyempurnaan agar lebih mudah diakses dan transparan bagi pelanggan.
Pariman menegaskan bahwa evaluasi berkelanjutan menjadi langkah prioritas pihaknya. “Evaluasi merupakan prioritas kami. Operator PDAM akan segera bertindak sesuai aturan, dan seluruh keluhan masyarakat akan kami tindaklanjuti sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan,” tegasnya. Ia juga menjamin setiap laporan dan masukan pelanggan akan ditangani sesuai prosedur yang berlaku.
Sementara itu, Agus Kliwir menekankan peran penting media sebagai jembatan penghubung antara masyarakat dan pemerintah daerah. Menurutnya, media berperan menyampaikan kritik, saran, dan aspirasi secara objektif serta membangun demi kemajuan pelayanan publik.
“Kami berharap sinergi antara PDAM dan perusahaan media dapat terus terjalin dengan baik, sehingga setiap permasalahan yang dirasakan masyarakat dapat segera dicarikan solusi terbaik. Pelayanan air bersih adalah kebutuhan dasar yang mutlak harus terus ditingkatkan demi kepentingan seluruh warga Kabupaten Pati,” tambah Agus.
Melalui evaluasi menyeluruh terhadap seluruh sistem operasional dan pelayanan, PDAM Tirta Bening Kabupaten Pati ditargetkan mampu menghadirkan layanan yang semakin cepat, responsif, dan profesional. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan air minum daerah di masa mendatang.
( Agus )









