REMBANG – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru menyisakan kesan mendalam bagi seluruh siswa baru di Indonesia, tak terkecuali para siswa-siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Lasem. Sekolah yang menjadi tujuan favorit dengan jumlah pendaftar tertinggi dari berbagai desa di sekitar wilayah Kecamatan Lasem ini menghadirkan suasana baru yang penuh semangat dan berbeda dari kegiatan pada umumnya.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kepala Sekolah SMAN 1 Lasem, Juhartutik S.Pd., M.Pd., saat diwawancarai awak media pada Rabu (15/7/2026), sekolah tahun ini menerima antusiasme yang sangat tinggi dari calon peserta didik baru.
“Secara keseluruhan ada 590 calon siswa yang mendaftar di SMAN 1 Lasem tahun ini. Namun kami hanya mampu menerima 396 siswa saja,” ujar Juhartutik.
Ia menjelaskan, kuota tersebut disesuaikan dengan kapasitas ruang belajar yang tersedia. “Tahun ini kami menyediakan 11 rombongan belajar, di mana setiap rombel maksimal berisi 36 siswa. Sehingga batas maksimal penerimaan kami hanya 396 siswa,” tambahnya.
Proses penerimaan siswa baru berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, yaitu pengajuan dan aktivasi akun pada 3–13 Juni 2026, pendaftaran tahap selanjutnya 15–18 Juni 2026, pengumuman hasil seleksi 25 Juni 2026, serta daftar ulang bagi siswa yang diterima dilaksanakan 30 Juni 2026. Namun, terdapat beberapa siswa yang tidak melaksanakan daftar ulang sehingga posisinya digantikan oleh peserta lain. Akhirnya, jumlah siswa yang resmi diterima di SMAN 1 Lasem tahun ini berjumlah 394 orang, yang terdiri dari 110 siswa laki-laki dan 284 siswa perempuan.
Berbeda dengan kesan umum kegiatan MPLS yang sering dianggap melelahkan, SMAN 1 Lasem menyusun rangkaian kegiatan dengan konsep yang lebih bermakna dan unik. Kegiatan tahun ini mengusung tema materi Stadium General, yang mencakup pembangunan prestasi melalui pemahaman visi, misi, dan tujuan sekolah, serta pembiasaan karakter melalui program “STOP BULLYING” untuk mewujudkan lingkungan sekolah ramah anak.
Dua program unggulan juga dihadirkan dalam rangkaian kegiatan ini, yaitu kerja sama dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Lasem untuk memberikan edukasi pentingnya keselamatan berlalu lintas, serta menghadirkan pembicara dan tutor public speaking ternama dari Rembang. Kedua kegiatan ini disiapkan khusus untuk membentuk karakter siswa yang bertanggung jawab, berjiwa percaya diri, dan berakhlak mulia.
( Suryono )









