Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

Angin Kencang Rusak Ratusan Rumah di Kudus

badge-check

Angin kencang juga menumbangkan pepohonan di jalanan. (Foto:Tangkap Layar)
Perbesar

Angin kencang juga menumbangkan pepohonan di jalanan. (Foto:Tangkap Layar)

Kudus – Angin kencang merusak ratusan rumah warga di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada Senin (30/3) sore.
Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan hingga pohon tumbang di beberapa titik.

“Data sementara, tercatat ada 221 rumah warga tersebar di empat desa, yakni Desa Terangmas, Kalirejo, Glagahwaru, dan Medini yang terdampak angin kencang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kudus Eko Hari Djatmiko, di Kudus, Senin.

Jasa Pembuatan website Media berita

Menurut Eko, kejadian bermula sekitar pukul 15.30 WIB saat wilayah tersebut diguyur hujan ringan disertai angin. Namun, beberapa menit kemudian intensitas hujan meningkat menjadi sangat deras dan diikuti angin kencang.

Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah pohon tumbang serta merusak atap dan genteng rumah warga dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari ringan hingga berat.

Selain merusak rumah, angin kencang juga menyebabkan dua bangunan roboh di Desa Terangmas. Salah satunya adalah rumah milik warga bernama Seketi yang mengalami kerusakan total. Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Undaan untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, satu bangunan lain berupa gudang tratak di desa yang sama juga dilaporkan roboh, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

“Setelah kejadian angin kencang tersebut, kondisi cuaca masih hujan dengan intensitas ringan hingga sedang,” ujarnya.

BPBD mencatat kebutuhan mendesak untuk perbaikan rumah warga, khususnya pada bagian atap, diperkirakan mencapai sekitar 14.400 genteng.

Tak hanya itu, pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Desa Glagahwaru dan Desa Medini, tepatnya di Jalan Kudus-Purwodadi Gang 14 dan Jalan Kampung Gang 15.

Hingga kini, petugas gabungan masih melakukan penanganan di lokasi terdampak. Kegiatan yang dilakukan meliputi asesmen, koordinasi lintas instansi, dokumentasi, serta pelaporan.

Sejumlah pihak turut terlibat dalam penanganan bencana ini, di antaranya Camat Undaan, BPBD Kabupaten Kudus, TRC BPBD, aparat kecamatan dan desa, serta relawan dari Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) Undaan, Desa Tangguh Bencana (Destana), dan Undaan Rescue.

BPBD juga menyebutkan kebutuhan mendesak saat ini mencakup bantuan logistik pangan serta material bangunan untuk membantu warga terdampak.

Sementara itu, total kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan karena asesmen di lapangan masih berlangsung. (cnn/ant)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Setelah Empat Hari Hilang, Jasad Nelayan Haryanto Ditemukan Terdampar di Pantai Tayu

20 September 2026 - 21:04 WIB

Dulur Sikep Nyawiji, SMSI, dan Polresta Pati Bersalurkan 20 Tangki Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

19 September 2026 - 20:15 WIB

DPC Lindu Aji Jolosutro Salurkan 60 Tangki Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

19 September 2026 - 19:51 WIB

Lapas Kelas IIB Pati Gelar Senam Hipertensi, Jaga Kesehatan Warga Binaan

19 September 2026 - 19:33 WIB

SMSI Dorong Perkuat Tata Kelola Perusahaan Pers Hadapi Era Digital

19 September 2026 - 12:13 WIB

Trending di Berita