Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

Buru Pelaku Bersenpi, Polda Jateng Back Up Kasus Perampokan Toko Emas di Blora

badge-check

Ilustrasi. Polda Jateng back up ungkap kasus perampokan bersenpi toko perhiasan emas di Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah 
Perbesar

Ilustrasi. Polda Jateng back up ungkap kasus perampokan bersenpi toko perhiasan emas di Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah

Semarang | patrolinusantara.press – Kasus perampokan toko perhiasan emas di Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng) membuat Polda Jateng harus turun tangan. Pasalnya dalam kasus perampokan itu pelaku menggunakan senjata api (senpi).

Dalam keterangannya, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu Setianto mengungkapkan sampai saat ini Polda Jateng dan jajaran terkait sedang memburu pelaku.

Jasa Pembuatan website Media berita

“Polda Jateng bantu back up untuk ungkap kasus,” kata Kombes Satake dikutip dari kompas, Rabu (17/4/2024).

Satake menyebut hingga saat ini, identitas pelaku yang diketahui membawa senjata api menyerupai revolver warna hitam itu sedang didalami oleh kepolisian

“Identitas pelaku masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng Kombes Johanson Ronald Simamora menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan pengejaran.

“Masih dalam pengejaran, tim Resmob dan tim IT sudah kami turunkan untuk bantu Polres Blora,” ujar Kombes Johanson.

Kronologi

Bersumber dari kompas, Kapolsek Kedungtuban, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sujiharno menguraikan, kronologi perampokan tersebut bermula saat korban hendak menutup tokonya.

Sesaat kemudian, korban didatangi oleh dua orang pelaku yang tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor jenis matic warna hitam, menggunakan helm, memakai sarung tangan warna hitam, memakai jaket warna hitam, serta memakai masker.

“Keduanya masing-masing membawa satu pucuk senjata menyerupai revolver warna hitam langsung menodongkan senjata apinya kepada korban,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan korban dan saksi, pada pelaku juga sempat mengancam korban dengan mengatakan, “Wwas, diam, serahkan, saya tembak,”.

Masih kata Kapolsek, pada saat yang bersamaan, kedua pelaku juga merogoh etalase kaca dari arah depan dan mengambil perhiasan emas dari etalase lalu dimasukkan ke dalam tas milik pelaku yang diletakkan di depan dada dan di punggung.

“Setelah seluruh perhiasan yang di etalase habis, kedua pelaku langsung melarikan diri,” ungkapnya. Dari perampokan itu, korban mengalami kerugian yang cukup banyak dari kehilangan berbagai macam perhiasan emas berupa kalung dan gelang dengan berat total 1,5 ons, senilai Rp 150 juta.

 

(sum)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Proyek Irigasi P3-TGAI Desa Ngemplak Lor Disorot: Dikerjakan Asal-Asalan, Abaikan K3 dan Standar Teknis

24 Juli 2026 - 06:31 WIB

Diduga Sakit Hati Hubungan Berakhir, Mantan Kekasih Bacok Wanita di Tambakromo

23 Juli 2026 - 21:23 WIB

Lapas Kelas IIB Pati Gelar MPLS bagi Warga Binaan Bersama SPNF Kabupaten Pati

23 Juli 2026 - 19:32 WIB

Lapas Kelas IIB Pati Panen Ikan Lele Hasil Budidaya Warga Binaan di Lahan SAE

22 Juli 2026 - 21:26 WIB

Diduga Tanpa Pengawas dan Mandor di Lapangan, Proyek Irigasi Senilai Rp100 Juta Menjadi Sorotan

22 Juli 2026 - 07:04 WIB

Trending di Berita