REMBANG – Curah hujan yang mengguyur beberapa waktu ini disertai angin menyebabkan atap bangunan SDN Criwik ambrol.
Kejadian ini terjadi sejak tanggal 29 Januari 2025 hari Kamis pukul 11.00 WIB, saat kejadian siswa sedang jam istirahat.
Bangunan yang atapnya ambrol merupakan bangunan kelas 6 yang menjadi tempat belajar sejumlah 11 siswa.
Dari keterangan kepala sekolah SD N Criwik Wijianto mengatakan bahwa kejadian tersebut tepat anak anak sedang jam istirahat tiba tiba terdengar suara keras benda jatuh, setelah dicek ternyata atap plafon sudah jebol.
Menurut kepala sekolah, akibat rusaknya plafon disebabkan hujan angin terus menerus membuat gendeng rusak dan air hujan masuk dan besi penyangga plafon berkarat serta lembaran plafon basah sehingga patah dan jatuh.
“Saat kejadian anak anak sedang istirahat mas, jadi Alhamdulillah tidak ada korban semua selamat, dan kejadian ini sudah kami laporkan ke dinas semoga segera ada tindak lanjut perbaikan secepatnya,” ungkap kepala sekolah Wijianto.
Untuk sementara anak-anak kelas 6 dipindahkan belajar mengajar darurat di ruangan mushola agar tetap masuk sekolah serta tidak ketinggalan pelajaran sambil menunggu ruangan dibersihkan.
Saat ini ruangan sudah dibersihkan pihak sekolahan, atap plafon dan rangka yang rusak dibersihkan supaya bisa digunakan untuk belajar siswa meskipun tanpa atap plafon.
Cuaca belakangan yang tidak menentu serta hujan lebat disertai angin membuat selain bangunan plafon yang rusak juga pohon yang tumbang serta tanah longsor, di harapkan masyarakat selalu waspada dan berhati-hati.
( Suryono )








