Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Nasional

Eks Penyidik KPK Sebut Ada Campur Tangan Endar Priantoro Dalam OTT Bupati Meranti

badge-check

Eks Penyidik KPK Sebut Ada Campur Tangan Endar Priantoro Dalam OTT Bupati Meranti Perbesar

Jakarta | patrolinusantara.press – Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap mengatakan suksesnya operasi tangkap tangan terhadap Bupati Meranti Muhammad Adil tak lepas dari peran Direktur Penyelidikan Brigadir Jenderal Endar Priantoro yang saat ini dicopot oleh Ketua KPK Firli Bahuri. Yudi yang berpengalaman dalam berbagai operasi tangkap tangan menilai operasi kali ini membuktikan kapasitas Endar.

“OTT Bupati Meranti bukti bahwa Endar sebenarnya layak menjadi Direktur Penyelidikan,” kata Yudi lewat pesan teks, Jumat, 7 April 2023.

Jasa Pembuatan website Media berita

KPK menangkap Muhammad Adil serta 24 orang lainnya dalam OTT yang digelar pada Kamis, 6 April 2023. Dia diduga terlibat dalam kasus suap penyediaan jasa umrah serta pemotongan anggaran daerah sebesar 5 sampai 10 persen. Saat ini KPK masih melakukan pemeriksaan untuk menentukan status hukum orang-orang yang ditangkap tersebut.

Surat perintah penyelidikan masih ditandatangani Endar Priantoro

OTT ini bermula dari penyelidikan yang dilakukan oleh KPK. Penyelidikan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Sprin.Lidik-04/Lid.01.00/01/01/2023 tanggal 16 Januari 2023. Saat surat perintah itu terbit, Endar masih menjabat sebagai Direktur Penyelidikan KPK.

KPK secara resmi memberhentikan Endar Priantoro dengan hormat pada 1 April 2023. Pencopotan ini tetap dilakukan kendati Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengirimkan surat perpanjangan penugasan Endar di KPK pada 29 Maret 2023. Sebagian pihak menduga pencopotan Endar ini terjadi lantaran sikapnya yang menolak memaksakan menaikkan penanganan kasus Formula E ke penyidikan karena dianggap kurang bukti.

Yudi Purnomo mengatakan mengapresiasi kerja penyelidik yang tetap menuntaskan kasus ini kendati tengah terjadi konflik internal di KPK. Dia menduga penyelidik ingin menunjukkan kepada pimpinan bahwa Endar memiliki kompetensi dalam menjalankan tugasnya. 

“Buktinya kasus yang ketika itu dipimpin Endar ini tuntas dengan OTT terhadap Bupati Meranti. Ini sekaligus tambahan bukti prestasi tidak terbantahkan Endar selaku Direktur Penyelidikan,” kata dia.

Peran Endar sangat sentral dalam operasi tangkap tangan

Mantan Ketua Wadah Pegawai KPK ini berujar peran Direktur Penyelidikan sangat sentral dalam mengarahkan dan melakukan manajemen terhadap satuan tugas penyelidikan yang sedang bekerja di lapangan maupun kantor KPK.

Dia menuturkan persiapan melakukan operasi tangkap tangan seperti yang dilakukan terhadap Bupati Meranti ini butuh waktu panjang mulai dari minggu hingga berbulan-bulan.

“Jadi kesuksesan OTT Bupati Meranti  oleh Penyelidik KPK ini tidak lepas dari Peran Endar yang kini dicopot jabatannya oleh pimpinan KPK,” ujar dia.

Sumber : tempo

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tingkatkan Keamanan, Lapas Kelas IIB Pati Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

23 September 2026 - 12:37 WIB

Kurang 500 Baglog Jamur, Pembeli Rembang Jauh-jauh ke Gembong Tak Temui Pihak Terkait

23 September 2026 - 07:11 WIB

Warga Dukuh Gadungan Pertanyakan Kas Makam, Musyawarah di Kantor Desa Sejomulyo Berakhir Serah Terima Aset Rp23 Juta

22 September 2026 - 20:42 WIB

Sinergi Tiga Pilar: 20 Tangki Air Bersih Diberangkatkan dari Mapolresta Pati Bantu Warga Terdampak Kekeringan

21 September 2026 - 21:58 WIB

Lapas Kelas IIB Pati Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bersama DPD GERAM untuk Warga Binaan

21 September 2026 - 19:51 WIB

Trending di Berita