Solo | patrolinusantara.press – Pembina Forum Komunitas Sriwedari (Foksri), Dr. BRM Kusumo Putro, SH., MH., menyambut baik kabar kelanjutan pembangunan Masjid Sriwedari Solo. Dirinya berharap kabar itu bukanlah hanya angin segar semata.
“ Saya sangat positif dan mengapresiasi. Tapi hal ini sudah berkali-kali ya, katanya mau dilanjutkan. Tapi sampai sekarang belum ada realisasinya. Jadi kalau saya lebih kepada jangan sampai membuat masyarakat Solo tidak percaya lagi,” kata Kusumo, Selasa (2/4/2024).
Kusumo menyebut pembangunan Masjid Sriwedari sudah mangkrak hampir tiga tahun. Menurutnya, saat ini kondisinya ada beberapa bagian yang rusak atau perlu perbaikan.
“ Banyak bagian rusak, sehingga perlu renovasi-renovasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kusumo menjelaskan keberadaan Masjid Sriwedari kedepannya akan sangat strategis dan vital. Selain sebagai tempat ibadah umat Islam, masjid itu diyakini akan menjadi destinasi wisata religi. Sebab masjid itu berukuran besar dan desain unik.
“ Masjid ini bentuknya gabungan dari beberapa masjid, atapnya dibuat seperti Joglo khas masyarakat Jawa, letaknya di tengah kota, jantung Solo. Dan kami berharap masjid ini akan menjadi destinasi wisata religi, bagian dari pariwisata Solo,” terang Kusumo.
Kusumo berharap Pemkot Solo, dalam hal ini yakni walikota Solo Gibran untuk ikut mencarikan kebutuhan anggaran guna penyelesaian pembangunan masjid tersebut.
“ Jangan sampai hanya panitia yang bertanggung jawab soal anggaran, tapi juga Pemkot Solo melalui Wali Kota Solo,” tandasnya.
Diketahui, sebelumnya Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mendorong panitia pembangunan Masjid Taman Sriwedari Solo diaktifkan kembali guna menggalang donasi untuk melanjutkan pembangunan Masjid Sriwedari. Gibran menyebut sudah mendapatkan komitmen dari bos PT Wijaya Karya (Wika) selaku pelaksana pembangunan, Agung Budi Waskioto, Senin (1/4/2024). Keduanya sudah melakukan pertemuan di Balai Kota Solo. Gibran didampingi oleh kuasa hukum Pemkot Solo dalam sengketa tanah Sriwedari yang juga Kepala Kejaksaan Negeri Solo, DB Susanto.
(Sum)








