Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

Gelombang Aksi Kritik Kebijakan Pemerintah Kembali Berlangsung di Depan Grahadi

badge-check

Gelombang Aksi Kritik Kebijakan Pemerintah Kembali Berlangsung di Depan Grahadi Perbesar

Surabaya – Gelombang aksi unjuk rasa yang mengkritisi sejumlah kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka kembali digelar di Surabaya, tepatnya di halaman depan Gedung Negara Grahadi, kantor Gubernur Jawa Timur, pada Jumat (26/6). Aksi ini berlangsung sejak siang dan terpantau terus berlanjut hingga malam hari.

Unjuk rasa ini diikuti oleh sejumlah massa yang menuntut perubahan kebijakan pemerintah di berbagai bidang. Hingga pukul 19.50 WIB, saat laporan ini disusun, massa masih bertahan di lokasi, sementara aparat kepolisian telah melakukan upaya pembubaran dengan menggunakan kendaraan penyemprot air dan mengerahkan pasukan pengamanan.

Jasa Pembuatan website Media berita

Massa aksi tergabung dalam gerakan #IndonesiaSekarat dengan juru bicara bernama Septia. Sebagian besar peserta mengenakan busana serba hitam. Di sisi lain, aparat kepolisian, termasuk pasukan Dalmas dan kendaraan water cannon, dikerahkan untuk mengamankan wilayah dan menjaga ketertiban.

Massa menyampaikan kekecewaannya karena tidak ada satu pun perwakilan pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang bersedia menemui dan menerima aspirasi mereka. Dalam orasinya, Septia menegaskan hal tersebut: “Dari tadi tidak ada perwakilan pemerintah yang menemui kami.”

Selain itu, aksi ini didasari oleh 11 poin tuntutan utama, yaitu:

Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM

Hentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih

Cabut Undang-Undang Polri dan Undang-Undang TNI

Ciptakan lapangan kerja yang layak

Bubarkan Komando Teritorial dan hentikan keterlibatan TNI dalam ranah sipil

Hentikan proyek reklamasi Surabaya Waterfront Land

Bebaskan seluruh tahanan politik dan pulihkan nama baik mereka

Prioritaskan anggaran untuk pendidikan dan kesehatan

Sediakan transportasi umum yang layak, inklusif, dan gratis

Bubarkan lembaga parlemen dan bangun sistem kekuasaan berbasis rakyat

Akhiri kepemilikan pribadi atas alat-alat produksi

Kapan dan Di Mana Kejadian Berlangsung?

Aksi dimulai pada siang hari Jumat (26/6) dan berlangsung terus hingga malam. Lokasi utama berkumpul massa berada di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Raya Gubernur, Surabaya. Situasi berkembang hingga ke area sekitar Jembatan Penyeberangan Orang dan Alun-alun Surabaya.

Awalnya polisi memberikan peringatan melalui pengeras suara agar massa tetap tertib dan segera membubarkan diri. Namun situasi memanas ketika sebagian massa melemparkan benda ke arah halaman Grahadi.

Sekitar pukul 19.00 WIB, masih ada sekitar seratusan orang yang bertahan. Polisi kemudian mengerahkan kendaraan penyemprot air dan mulai melakukan pembubaran. Sejumlah orang diamankan aparat.

Pada pukul 19.30 WIB, pasukan polisi lengkap dengan tameng dan kendaraan water cannon terus merangsek maju. Akibatnya, massa yang tersisa terpaksa berhamburan meninggalkan lokasi menuju area Alun-alun Surabaya. Jalan akses menuju Grahadi pun akhirnya ditutup dan diblokir aparat.

( Tim investigasi )

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Setelah Empat Hari Hilang, Jasad Nelayan Haryanto Ditemukan Terdampar di Pantai Tayu

20 September 2026 - 21:04 WIB

Dulur Sikep Nyawiji, SMSI, dan Polresta Pati Bersalurkan 20 Tangki Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

19 September 2026 - 20:15 WIB

DPC Lindu Aji Jolosutro Salurkan 60 Tangki Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

19 September 2026 - 19:51 WIB

Lapas Kelas IIB Pati Gelar Senam Hipertensi, Jaga Kesehatan Warga Binaan

19 September 2026 - 19:33 WIB

SMSI Dorong Perkuat Tata Kelola Perusahaan Pers Hadapi Era Digital

19 September 2026 - 12:13 WIB

Trending di Berita