BANTUL – Heboh perusakan nisan umat nasrani di Bantul, Yogyakarta, ternyata tidak hanya di 1 lokasi saja, di Desa Baturetno Kecamatan Banguntapan. Hingga Senin, 19 Mei 2025, setidaknya ada tiga lokasi makam di Bantul yang mengalami perusakan orang tak dikenal yakni dua lokasi makam di Desa Baturetno Kecamatan Banguntapan dan makam di Desa Panggungharjo Kecamatan Sewon, Bantul.
Di Desa Baturetno Kecamatan Banguntapan, Bantul, perusakan makam terjadi di Makam Ngentak dengan total 10 unit nisan nasrani yang dirusak dan di Makam Ironayan dengan satu unit makam yang jadi sasaran.
“Laporan terbaru perusakan nisan nonmuslim juga terjadi di Dusun Jaranan, Desa Panggungharjo Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul, sebanyak dua nisan yang dirusak,” kata Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Ajun Komisaris Polisi I Nengah Jeffry Prana Widnyana, dikutip Senin, (19/5).
Dirinya mengatakan, hingga saat ini baru dua laporan polisi yang diterima terkait perusakan di tiga lokasi itu. Yakni perusakan di Makam Ngentak Banguntapan dan di Makam Jaranan Kecamatan Sewon.
“Pelaku masih belum diketahui, semua masih dalam proses penyelidikan,” kata dia.
Adapun di Desa Baturetno Kecamatan Banguntapan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kecamatan Banguntapan Bantul menemukan, aksi perusakan terjadi setidaknya di dua makam yang masih berada di satu desa dan kecamatan.
“Selain 10 nisan (nonmuslim) yang dirusak di Makam Ngentak, ada juga perusakan 1 nisan di Makam Ironayan, sama-sama di Baturetno, Banguntapan Bantul,” kata Ketua FKUB Banguntapan I Ketut Santosa saat mengecek kerusakan nisan di Makam Ngentak Bantul, Senin, 19 Mei 2025.
Ketut menuturkan, yang membedakan antara perusakan di dua lokasi makam itu selain jumlahnya, juga tingkat kerusakannya. Adapun perusakan di Makam Ironayan lebih menyasar simbol dari nisan kayu yang dirusak dengan cara dipatahkan.
Sedangkan di Makam Ngentak, pelaku yang tengah diburu polisi itu turut merusak nisan-nisan keramik dengan menghancurkan nyaris seluruh permukaannya hingga tampak berlubang-lubang. Dengan dua lokasi perusakan di Baturetno itu, saat ini total ada 11 nisan Nasrani yang dirusak.
“Kami dengan kepolisian, koramil, dan tokoh masyarakat akan terus berkoordinasi dan mengimbau kejadian ini jangan sampai menimbulkan kesalahan informasi dan meluas dampaknya,” kata Ketut.(sm/tmp)








