Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Internasional

Indonesia Kecam Keras Serangan Israel ke Masjid Al- Aqsa

badge-check


					Indonesia Kecam Keras Serangan Israel ke Masjid Al- Aqsa Perbesar

Jakarta | patrolinusantara.press – Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan yang dilakukan aparat keamanan Israel terhadap ratusan jemaah Muslim Palestina yang sedang beribadah di Masjid Al-Aqsa, pada Selasa (4/4).

Dalam aksi kekerasan di bulan suci Ramadhan tersebut, ratusan orang Palestina turut ditangkap oleh otoritas Israel.

Jasa Pembuatan website Media berita

Adapun kecaman Indonesia disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri RI dalam cuitannya di Twitter, pada Rabu (5/4). “Indonesia mengutuk tindak kekerasan aparat keamanan Israel di Masjid Al-Aqsa di bulan suci Ramadhan yang menyebabkan sejumlah jemaah terluka dan penangkapan ratusan lainnya,” bunyi cuitan Kemlu RI.

Tindakan Israel, sambung keterangan itu, telah menyakiti perasaan umat Muslim dunia. Aksi minim toleransi beragama ini juga dinilai sebagai pelanggaran nyata terhadap kesucian Masjid Al-Aqsa dan akan memicu eskalasi konflik serta kekerasan.

Sehubungan dengan itulah, pemerintah Indonesia juga menyerukan perhatian dan tindakan dari dunia yang cenderung abai atas konflik menahun antara Israel-Palestina. 

“Indonesia mendesak PBB dan dunia internasional segera mengambil langkah nyata guna menghentikan dan mengakhiri berbagai pelanggaran Israel terhadap Al-Aqsa,” demikian pernyataan Kemlu RI.

Sebelumnya, pasukan Israel menyerbu ratusan jemaah Muslim Palestina yang sedang iktikaf di Masjid Al-Aqsa usai melaksanakan salat tarawih. Belasan aparat keamanan bersenjata berat memasuki situs suci tersebut dan membubarkan jemaah dengan menembakkan peluru karet, gas air mata, serta granat kejut.

Dikutip dari Reuters, target serangan aparat Israel juga tanpa pandang bulu — mereka bahkan melempar granat kejut ke arah seorang wanita lansia yang berada di dalam masjid suci ketiga umat Islam setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi ini.

“Saya sedang duduk di kursi dan membaca [Al-Quran],” ungkap wanita itu. “Mereka melempar granat kejut, satu dari itu mengenai dada saya,” sambung dia.

Laporan Bulan Sabit Merah Palestina, sebanyak tujuh jemaah masjid terluka akibat terkena tembakan peluru karet. Beberapa lainnya mengalami luka karena pukulan benda tumpul. 

Pihaknya menambahkan, aparat keamanan Israel bahkan mencegah tim medis masuk ke dalam masjid untuk mengevakuasi korban luka.

Keesokan harinya, menyusul aksi kekerasan tersebut otoritas Israel melaporkan telah menangkap 350 orang yang terlibat dalam bentrokan. “Kami menangkap dan memindahkan mereka yang membarikade diri sendiri di dalam Masjid di Kota Tua di Yerusalem Timur,” bunyi pernyataan kepolisian Israel, seperti dikutip dari AFP.

Di antara ratusan orang yang ditangkap, polisi Israel turut menangkap seorang pria bermasker yang dianggap sebagai faktor utama penyerbuan terjadi. 

Polisi Israel mengaku telah menerima laporan bahwa pria itu membawa batu, tongkat, dan kembang api ke dalam Masjid Al-Aqsa ketika para jemaah sedang beribadah.

Dengan alasan bahwa pria itu dianggap berbahaya, aparat Israel kemudian langsung menyerbu Masjid Al-Aqsa dan membubarkan para jemaah yang berada di sana. 

Terlepas dari penjelasan kepolisian Israel, Otoritas Palestina mengecam keras tindakan tersebut — menganggapnya sebagai tindak kriminal.

“Kami peringatkan kepada para penjajah [Israel] untuk tidak melewati garis batas di tempat suci, yang akan menyebabkan ledakan besar,” kecam juru bicara Kepresidenan Palestina, Nabil Abu Rudeineh.

Sumber : kumparan

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gandeng SMSI, Kasubnit STNK Berantas Percaloan

19 Mei 2026 - 17:42 WIB

Hasil Laut Melimpah Ruah Tapi Nelayan Desa Harapan Mulia Masih Terkatung- katung Tanpa Tempat Sandar, Dinas Perikanan dan Dinas Perhubungan Kayong Utara Dipertanyakan Perannya

19 Mei 2026 - 09:47 WIB

Paradoks Fiskal Indonesia

19 Mei 2026 - 09:34 WIB

Korban Penganiayaan Laporkan Petinggi HIPMI ke Polda Jateng

19 Mei 2026 - 09:19 WIB

Ngaji Roso di Padepokan Paku Bumi Gus Alif Sabdodadi, Syukuran Joglo Baru

17 Mei 2026 - 19:52 WIB

Trending di Berita