PATI – Viral di media sosial terkait aksi sejumlah massa yang dinilai berarogan di lingkungan kantor DPRD Kabupaten Pati pada Kamis (13/8/2026) menuai tanggapan tegas dari Ketua DPC Lindu Aji Jolosutro Pati, Haji Boim. Ia mengecam tindakan tersebut sekaligus menegaskan komitmen organisasi dalam menjaga ketertiban umum.
Dalam pernyataannya, Haji Boim menyatakan sikap ormasnya untuk turut menjaga stabilitas wilayah. “Kami dari Lindu Aji DPC Pati siap bersinergi dengan Polri, TNI, dan seluruh lapisan masyarakat. Kami siap menjadi garda terdepan menjaga kondusifitas Kota Pati,” ujarnya, Jumat (14/8).
Ia juga menegaskan penolakannya terhadap tindakan yang tidak mendukung kemajuan daerah. “Jangan sembarangan mengatasnamakan masyarakat. Masyarakat tidak butuh demonstrasi keributan, melainkan butuh perubahan ekonomi yang nyata,” tegasnya dengan nada lantang.
Haji Boim pun meminta aparat keamanan tidak bersikap seolah-olah membiarkan kejadian tersebut. “Kami mohon kepada Pihak Kepolisian dan TNI untuk bertindak tegas, jangan seakan-akan tutup mata. Tindakan ini bukan lagi aspirasi warga, melainkan sudah masuk kategori anarkis,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi sorotan publik setelah beredar luas video yang memperlihatkan tindakan arogan sekelompok orang di area gedung DPRD Pati, yang memicu kekhawatiran akan ketidakstabilan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.
( Utomo )








