Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

Lebaran 2026: Pemprov Jateng Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Exit Tol Bawen Antisipasi Jalur Rawan

badge-check

Gubernur Ahmad Luthfi meninjau kesiapan tol fungsional Bawen-Ambarawa, Selasa (10/3/2026). (Foto:Dok.Jatengprov)
Perbesar

Gubernur Ahmad Luthfi meninjau kesiapan tol fungsional Bawen-Ambarawa, Selasa (10/3/2026). (Foto:Dok.Jatengprov)

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan melakukan rekayasa lalu lintas di Exit Tol Bawen Kabupaten Semarang selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Sebab, titik tersebut dinilai rawan terhadap kecelakaan (Laka) lalu lintas (Lantas).

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang, kepolisian, dan instansi terkait untuk menangani lalu lintas di titik tersebut.

Jasa Pembuatan website Media berita

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah Arief Djatmiko menjelaskan, simpang Bawen sampai exit tol Bawen merupakan salah satu titik kepadatan lalu lintas. Di titik tersebut juga rawan kecelakaan lalu lintas, karena memang sudah beberapa kali ada kejadian di tempat itu.

Pekan lalu sudah ada konsolidasi antara Pemprov Jateng, Jasa Marga, petugas konstruksi pembangunan tol, kepolisian, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang. Hasilnya pada H-7 lebaran akan dilakukan rekayasa lalu lintas, agar masyarakat yang menggunakan jalur itu aman dan nyaman.

“Pengguna jalur itu sudah mulai terpisah, nanti akan dibuatkan jalur khusus untuk sepeda motor. Di sana rencana akan ada pengaturan lalu lintas, termasuk traffic light akan diatur tersendiri,” kata Arief, saat mendampingi Gubernur Ahmad Luthfi meninjau kesiapan tol fungsional Bawen-Ambarawa, Selasa (10/3/2026).

Dia mengatakan, rekayasa dan pengaturan traffic light tersebut sementara dilakukan selama mudik-balik lebaran. Pihaknya juga menempatkan pos pengamanan terpadu di titik tersebut mulai 13-30 Maret 2026.

Sementara, untuk langkah jangka panjang, evaluasi akan terus dilakukan, sembari melihat hasil rekayasa lalu lintas yang dilakukan selama mudik-balik lebaran tersebut.

“Nanti setelah masa mudik-balik lebaran akan kita evaluasi lagi. Apakah itu akan berlanjut rekayasa lalu lintasnya, atau akan dimodifikasi kembali, itu melihat situasi,” tandasnya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, di titik tersebut sudah ada pos pengamanan. Dia berharap, petugas yang ada di pos tersebut mampu mengurai bila ada masalah di titik tersebut.

“Pospam itu kepanjangtanganan Polres untuk problem solving (memecahkan masalah) di tempat itu,” kata Luthfi. (hum)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Media Bratapos Se-Jawa Tengah Peringati HUT ke-12 dengan Syukuran dan Bakti Sosial di Rembang

21 September 2026 - 09:34 WIB

Setelah Empat Hari Hilang, Jasad Nelayan Haryanto Ditemukan Terdampar di Pantai Tayu

20 September 2026 - 21:04 WIB

Dulur Sikep Nyawiji, SMSI, dan Polresta Pati Bersalurkan 20 Tangki Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

19 September 2026 - 20:15 WIB

DPC Lindu Aji Jolosutro Salurkan 60 Tangki Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

19 September 2026 - 19:51 WIB

Lapas Kelas IIB Pati Gelar Senam Hipertensi, Jaga Kesehatan Warga Binaan

19 September 2026 - 19:33 WIB

Trending di Berita