Marabahan | patrolinusantara.press – Bencana angin kencang melanda Kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (22/2/2023).
Hujan deras disertai angin kencang telah mengakibatkan pohon trembesi tumbang di ruas Jalan Asdi Suryadi.

Akses itu menghubungkan Jalan Putri Junjung Buih menuju Jalan Jenderal Sudirman, Kompleks Galam, SMPN 3 Marabahan dan SMKN 1 Marabahan.
Petugas Pemkab Batola cepat memotong pohon tumbang tersebut agar tidak menghalangi arus lalu lintas kendaraan.
Penuturan Yusuf, saksi mata, dalam peristiwa pohon tumbang itu tidak ada korban jiwa maupun harta.
Karena, di dekat pohon tumbang itu tidak ada rumah atau bangunan.
Sebagai warga Kelurahan Ulu Benteng hanya meminta perhatian truk armada angkutan material proyek penggalian waduk atau kanal yang melintasi Jalan Asdi Suryadi agar memperbaikinya dilansir dari Banjarmasinpost.
Sementara itu, wilayah pesisir Sungai Barito, yaitu Kelurahan Ulu Benteng dan Desa Sungai Kali, Kecamatan Barambai, terendam luapan Sungai Barito.
Namun, informasi dihimpun warga sudah terbiasa, sehingga tetap bertahan di rumah mereka masing-masing.
Budimansyah Kalak BPBD Barito Kuala mengatakan untuk kota Marabahan, marabahan khususnya masih aman.
“Alhamdulillah, masih aman,” katanya.
Menurutnya, setiap hari kenaikan air selalu diukur pihaknya.
Budimansyah mengaku selalu mengimbau masyarakat di bantaran Sungai Barito agar selalu waspada dan hati -hati dengan cuaca ekstrem.
“Update prakiraan cuaca tiap hari kami infokan kepada masyarakat melalui camat, kades dan perangkat desa melalui group WA,” pungkasnya.













