Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

MMD- 1000D UNIBRAW : PEMBERDAYAAN UMKM DENGAN PELATIHAN DIGITAL MARKETING (Social Media) GUNA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA KETANDAN KECAMATAN DAGANGAN KABUPATEN MADIUN

badge-check


					Mahasiswa MMD Kelompok 810 survey ke tempat UMKM Tempe Daun Jati di Desa Ketandan Perbesar

Mahasiswa MMD Kelompok 810 survey ke tempat UMKM Tempe Daun Jati di Desa Ketandan

Madiun | patrolinusantara.press – Saat ini sedang tren berkembangnya Digital Marketing (perdagangan melalui internet) dengan memanfaatkan sejumlah platform media sosial yang adaptif bagi kebutuhan jangkauan pasar yang lebih luas.

Mahasiswa Membangun 1000 Desa (MMD-1000D) Universitas Brawijaya melakukan salah satu program kerjanya dengan mengimplementasikan kondisi daerah setempat, dalam hal ini terkhusus di bidang Perekonomian masyarakat melalui UMKM yang ada di Desa Ketandan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Jasa Pembuatan website Media berita

Sosialisasi digital marketing (penggunaan media sosial) UMKM Jenang di Desa Ketandan

Contoh produk  pelaku UMKM di Desa Ketandan

Contoh akun Medsos pelaku UMKM Ketandan

Berdasarkan hasil survey dan wawancara dengan Kepala Desa Ketandan, Kristina Ernawati, terdapat beberapa macam UMKM yang bergerak di bidang kuliner, kerajinan tangan, dan produksi bahan pangan yang berpotensi besar untuk menunjang perekonomian masyarakat desa. Namun, masyarakat pelaku UMKM di Desa Ketandan ini masih belum mampu memaksimalkan pemasaran terkhusus dalam penggunaan media sosial, selain itu juga masyarakat kurang memiliki rasa percaya diri dalam mengembangkan usahanya yang masih tergolong kecil. 

Oleh karena itu, mahasiswa kelompok 810 MMD yang berada di bawah bimbingan  Ria Casmi Arrsa  S.H, M.H Dosen Fakultas Hukum Universitas Brawijaya selaku Dosen Pembimbing Lapang (DPL) memiliki kemauan untuk membantu dalam pengembangan potensi UMKM di Desa Ketandan dengan melakukan sosialisasi dan membantu dalam hal digital marketing yang berupa pemanfaatan platform media sosial sebagai sarana pemasaran. 

Digital Marketing yang dilakukan yaitu dengan membuat media sosial bagi para pelaku UMKM yang ada di Desa Ketandan. Hal ini dilakukan atas dasar keadaan masyarakat Desa Ketandan yang masih belum bisa untuk melakukan pemasaran melalui media sosial guna memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM.

Dalam hal ini pelaku UMKM diberikan pengetahuan mengenai keunggulan menggunakan platform media sosial, cara melakukan pemasaran melalui media sosial, serta merekomendasikan media sosial yang cocok untuk digunakan oleh para pelaku UMKM di Desa Ketandan

Tidak semua UMKM di Desa Ketandan masih belum melakukan Digital Marketing, melainkan ada juga beberapa UMKM yang sudah maju, dimana mereka telah memiliki sistem pemasaran sendiri secara digital dan bahkan telah menjalin kerjasama dengan perusahaan ataupun mitra. UMKM tersebut adalah seperti Peternakan ayam dan budidaya jamur yang telah menjalin kerjasama dengan perusahaan dan juga telah melakukan pengiriman ke luar daerah Madiun bahkan sampai ke luar negeri.

MMD-1000D Universitas Brawijaya Kelompok 810 memustuskan untuk hanya membantu beberapa UMKM yang berada di Desa Ketandan yang dirasa perlu untuk dibantu, diantaranya adalah pelaku usaha tahu, budidaya jamur, budidaya gurame, produsen bakso, pelaku usaha tas anyaman, produsen peyek, produsen jenang, jasa boga, dann pembuatan sangkar burung.

Bantuan pemasaran melalui digital marketing yang dilakukan MMD 1000D Universitas Brawijaya Kelompok 810 pada beberapa UMKM yang berada di Desa Ketandan sangat bermanfaat bagi para pelaku usaha khususnya dalam pemasaran produk yang lebih luas dalam menjangkau konsumen. Selain itu, terdapat beberapa UMKM yang antusias dalam memahami cara-cara digital marketing yang disosialisasikan oleh mahasiswa. Harapannya para pelaku UMKM di Desa Ketandan dapat lebih meningkatkan penjualannya dan bahkan menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat desa.

 

(MK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

*30 WBP Lapas IIB Pati Tuntaskan 30 Juz dalam Khataman Al-Qur’an, Pembinaan Spiritual Rutin Tiap 40 Hari*

24 April 2026 - 18:56 WIB

Lapas Kelas II B Pati dukung 15 program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Bakti Sosial

23 April 2026 - 23:11 WIB

Seorang Bandar Narkotika Psikotropika Dan Obat Berbahaya Berhasil Diamankan Polda Jateng Di Demak

23 April 2026 - 21:41 WIB

DPC KSPI Kudus Gelar Halal Bihalal Pererat Kebersaman Dan Kekeluargaan

19 April 2026 - 09:51 WIB

DPRD Pati Murka! Dugaan Pungli Rp300 Ribu di SMPN 1 Tayu Diminta Diusut Ombudsman

18 April 2026 - 00:49 WIB

Trending di Berita