REMBANG – Kegiatan Sensus Ekonomi (SE) 2026 resmi berjalan memasuki tahap pengumpulan data langsung di lapangan, dengan capaian pengembalian data yang telah mencapai hampir 40 persen dari total sasaran pendataan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia melalui Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai langkah penting dalam menyusun gambaran riil perekonomian daerah maupun nasional.
Sensus Ekonomi 2026 bertujuan menyediakan data dasar ekonomi yang akurat, lengkap, dan terpercaya guna mendukung perencanaan, penyusunan kebijakan, hingga pengambilan keputusan pembangunan ekonomi. Penyelenggaraan ini berlandaskan payung hukum utama yaitu Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik serta Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik. Terkait perlindungan data, BPS menjamin kerahasiaan penuh seluruh informasi pribadi dan usaha responden sesuai ketentuan Pasal 21 UU Nomor 16 Tahun 1997.
Di Kabupaten Rembang, pelaksanaan pendataan melibatkan sebanyak 712 personil yang telah disiapkan dan dilatih khusus. Pendataan tahun ini sepenuhnya menggunakan sistem digital melalui aplikasi bernama FASIH, sehingga tidak lagi menggunakan berkas kertas dalam proses pencatatan maupun pengiriman data.
Setiap petugas pendataan lapangan (PPL) dilengkapi bukti resmi berupa surat tugas, kartu identitas petugas, serta rompi khusus bertuliskan “Petugas Sensus Ekonomi” agar mudah dikenali masyarakat dan terhindar dari penyalahgunaan identitas.
Salah satu petugas pendataan, Abdurrohman Faid, merupakan mitra baru BPS Kabupaten Rembang yang pertama kali terlibat langsung dalam kegiatan sensus ini. Ia bertugas mendata sekitar 500 responden secara mendatangi rumah ke rumah di wilayah Desa Warugunung, Kecamatan Pancur.
“Senang sekali mas menjadi petugas sensus. Ada suka dan duka di lapangan, serta momen-momen berharga yang tidak akan saya dapatkan di tempat lain. Semangat terus untuk kita semua,” ungkapnya dengan antusias, menyebut pengalaman ini sebagai bagian berharga dalam riwayat hidupnya.
Secara umum, warga Kabupaten Rembang menyambut baik kedatangan petugas pendataan. Salah satu responden yang ditemui menyatakan kesiapannya memberikan informasi yang jujur dan sesuai dengan kondisi ekonomi rumah tangganya sehari-hari. Ia pun menyampaikan harapan melalui kegiatan ini dapat membawa dampak positif bagi kemajuan daerah.
“Kami terima dengan baik dan jawab apa adanya sesuai keadaan kami. Semoga perekonomian ke depannya semakin membaik, dan kami makin mudah memenuhi kebutuhan sandang dan pangan,” ujarnya.
( Suryono )









