SOLO – Bakal Cawawali PDIP Kusumo Putro tegas menyebut bahwa jika saat ini baru dirinya yang memiliki visi kearifan lokal bagian dari dasar pembangunan Kota Solo di masa depan.
Ia menegaskan untuk membangun Kota Solo ke depan, butuh pemimpin yang betul betul memahami karakter masyarakat asli Solo dengan segala pemahaman tentang kearifan budayanya.
Kusumo memandang sebagai kota yang mengandalkan sektor bisnis untuk pendapatan asli daerah, pengembangan sektor pariwisata tentu bagian dari pembangunan ekonomi di daerah. UMKM dan Pariwisata ibarat dua sisi mata uang yang harus berjalan beriringan.
“Keduanya tak dapat berjalan mulus tanpa peran serta budaya yang ada di Kota Solo,” tandasnya, Rabu (17/7).
Kusumo menilai pembangunan gedung kesenian dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat, melalui sektor ekonomi kreatif usaha mikro, kecil dan menengah di sekelilingnya.
“Bukan hanya memperkuat upaya pelestarian budaya di Kota Solo, namun juga mampu menumbuhkan perekonomian warga masyarakat perkotaan,” ujar Kusumo.
Masih kata Kusumo, masifnya kemajuan pembangunan kota saat ini tidak hanya mempermudah akses masyarakat ke berbagai keperluan dasar seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sosial namun pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana kebudayaan juga harus terpenuhi, agar Solo tetap dikenal sebagai Kota Budaya dengan segala kearifan yang dimilikinya.
“Hanya dengan tetap mempertahankan nilai kearifan, generasi muda dalam satu bangsa tidak mudah terseret arus modernisasi jaman yang dapat merusak jiwa dan jatidiri karakter sebuah bangsa,” pungkas Kusumo.
(M,Zaen)








