Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

Dagelan Politik ala PDIP di Pilkada Solo 2024

badge-check

Advokat kenamaan sekaligus pemerhati budaya Solo, Dr. BRM Kusumo Putro, SH., MH., yang ikut mendaftar di penjaringan Bacawawali Solo dari PDIP
Perbesar

Advokat kenamaan sekaligus pemerhati budaya Solo, Dr. BRM Kusumo Putro, SH., MH., yang ikut mendaftar di penjaringan Bacawawali Solo dari PDIP

Solo – Usai turunnya rekomendasi dan didaftarkannya pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota Solo dari PDIP, Teguh Prakosa dan Bambang “Gage” Nugraha, memunculkan polemik besar di tubuh PDIP.

Hal itu timbul dari kecewaan para tokoh yang ikut mendaftar melalui penjaringan partai moncong putih. Setidaknya ada 20 orang yang mendaftar, terdiri 8 calon walikota dan 12 calon wakil walikota dan salah satunya adalah advokat kenamaan sekaligus pemerhati budaya Solo, Dr. BRM Kusumo Putro, SH., MH.

Jasa Pembuatan website Media berita
Daftar tokoh yang ikut penjaringan Bacawali dan Bacawawali Solo dari PDIP

Dalam keterangan tertulisnya, Kusumo menyebut tingkah PDIP kali ini dianggapnya sebagai dagelan politik. Ia menganggap dari puluhan pendaftar, justru malah Bambang Gage yang mendapatkan rekomendasi. Sedangkan Gage sendiri tidak pernah mendaftar di penjaringan partai.

“Dagelan calon walikota dan wakil walikota di Pilkada Solo 2024. Tidak ikut fit proper test di DPD PDIP Jateng.Tidak ikut dan terdaftar namanya di sosialisasi PAC, ranting dan anak ranting. Bahkan tidak daftar di DPC PDIP Solo. Namun malah dapat rekomendasi,” kata Kusumo, Jumat (30/8/2024) malam.

Lebih parahnya lagi, lanjut Kusumo, saat perkenalan Bacalon Walikota dan Wakil Walikota di Gedung PMS juga tidak terdaftar sebagai Wakil Walikota karena namanya tidak pernah disebut dan maju ke atas panggung. Program Kerja dan Misi – Visi untuk warga masyarakat Kota Solo tidak jelas dan tidak pernah tersampaikan ke publik, baik lewat media cetak, online maupun elektronik lainnya, apalagi baliho, stiker dan spanduk.

“Tidak pernah terjun langsung ke warga masyarakat untuk sosialisasi dan tidak pernah hadir dalam acara sosialisasi yang diadakan oleh PAC yang menghadirkan Bacalon Walikota dan Wakil Walikota serta namanya tidak terdaftar dalam Bacalon yang disosialisasikan tapi bisa terpilih menjadi calon Wakil Walikota Solo mendampingi Calon Walikota Solo Teguh Prakosa di Pilkada kali ini,” terangnya.

Atas sikap partai itu, BRM Kusumo Putro, terang terangan mengaku kecewa atas keputusan DPP yang memilih Bambang ‘Gage’ Nugroho sebagai Bacawawali. Bahkan ia berani menyebut bahwa apa yang menjadi keputusan partai kali ini adalah blunder.

“Ya kecewa, Ini namanya keputusan blunder yang dilakukan PDIP. Semua prosedur kami ikuti, kalau Gage?,” tandasnya.

Meskipun begitu, Kusumo mengaku tetap tegak lurus dengan keputusan partai dan tidak ingin menyalahkan pihak-pihak yang diduga berperan dalam turunnya keputusan rekomendasi itu. Termasuk menyalahkan Bambang Gage.

“Saya sepakat tegak lurus dengan keputusan DPP, tetapi keputusan itu juga harus yang bisa masuk akal. Masak 20 orang yang mendaftar, terdiri 8 calon walikota dan 12 calon wakil walikota seperti tidak dianggap ada. Seharusnya yang dipilih (calon wakil walikota) ya dari yang mendaftar itu,” ucapnya.

Dirinya memastikan bahwa tidak hanya dirinya saja yang kecewa dan kaget atas keputusan DPP PDIP itu karena jelas jelas Gage tidak pernah mendaftar, apalagi turun ke masyarakat melakukan sosialisasi.

“Calon lain juga pasti kecewa dan kaget, masyarakat dan puluhan ribu orang yang mendukung saya juga kaget serta sangat kecewa. Gage juga tidak ada informasinya mendaftar di DPD maupun DPP. Ini pasti membuat kader dibawah gaduh,” urainya.

Kusumo meminta agar DPC PDIP Solo segera memberi penjelasan perihal alasan memilih Bambang Gage sebagai calon wakil walikota yang menurutnya sangat tidak tepat dan mengherankan.

“Untuk DPC PDI saya minta segera menyampaikan penjelasannya, tidak hanya kepada internal tapi juga kepada publik,” paparnya.

Di kesempatan yang sama, Kusumo menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang selama ini mendukung dan menaruh harapan besar kepadanya.

“Secara pribadi saya minta maaf karena belum dapat amanah untuk memperjuangkan nasib warga Kota Solo yang selama ini komitmen dan mendukung saya,” pungkasnya.

 

(Sum)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pohon Tumbang di Gunung Ungkal Tutupi Jalan, Gabungan Aparat Bergerak Cepat Evakuasi

27 Juli 2026 - 14:18 WIB

Pohon Tumbang Menimpa Truk di Jalur Pantura Pati – Rembang,  Personel Polsek Batangan Bergerak Cepat Evakuasi

25 Juli 2026 - 23:13 WIB

Gerakan Langit Biru: DPC Demokrat Pati Gotong Royong Benahi Alun-Alun Kembangjoyo demi Bangkitkan Ekonomi Pedagang

25 Juli 2026 - 22:14 WIB

Klarifikasi Korban Bantah Hubungan Asmara dengan Pelaku Pembacokan di Tambakromo Pati

25 Juli 2026 - 12:44 WIB

Lapas Pati Jalin Kerja Sama Silang Layan Perpustakaan dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah

25 Juli 2026 - 07:15 WIB

Trending di Berita