Medan | patrolinusantara.press – Dusun I Desa Namorih Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara mendadak gempar, pasalnya rumah seorang wartawan media online bermarga Sembiring dilempar Bom Molotov oleh orang tidak dikenal pada, Kamis (21/12/2023) sekitar pukul 03.50 wib dini hari.
Menurut informasi dari korban bahwa diduga pelaku berjumlah 3 sepeda motor yang terlebih dahulu mondar mandir sambil membawa goni yang berisikan bbm yang sudah dikemas kedalam botol minuman keras jenis anggur merah.
“Kami lihat di cctv mereka lalu lalang di depan rumah kami, diduga lebih dari 3 kali, mereka ada yang membawa goni saya lihat dalam cctv dimana dia bersembunyi di balik batu bata yang ada di halaman depan rumah kami dan tak berapa lama kemudian di lewat dan dari samping kanan rumah kami dia melemparkan sebuah botol sampai botol yang sudah di muat bbm tersebut pun akhirnya sampai ke bawah mobil yang terparkir di garasi kami yang ada pembatas sebuah kursi,” ujarnya.
Lanjutnya, karena ia mendengar suara lemparan, ia pun akhirnya bangun dan melihat dari cctv dan sudah ada kobaran api di dekat mobil pick up yang diparkirkan di garasi. Melihat api sedang berkobar saat itu juga dirinya berlari dan berhasil memadamkan api tersebut.
“Botol minuman keras tersebut sudah di isi bbm dan di buat kain sebagai sumbunya, kami lihat bbm di botol tersebut masih penuh terisi dengan bbm beruntung saja botol tersebut tidak meledak karena jika meledak maka kami khawatir bbm di dalam mobil pun ikut tersambar,” pungkas Sembiring.
Masih kata korban, dirinya tiidak mengetahui siapa pelakunya dan pada saat kejadian tidak ada petugas yang datang padahal ia sudah menghubungi petugas Polsek Pancur Batu namun mereka baru datang sekitar pukul 06.30 wib.
“Tragedi pembakaran ini sudah kedua kalinya terjadi yang pertama pada tanggal 5/2/2020, saya sangat berharap pelaku dapat segera ditangkap dan dijebloskan ke penjara, karena ini sudah dua kali kejadian saya menduga ini pelakunya sama dengan pelaku pembakaran sebelumnya, karena sama-sama melemparkan bom molotov ke rumah saya, jadi saya memohon kepada Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda agar serius mengusut hal ini agar pelaku dapat segera ditangkap, jangan sampai kedua kali ini terjadi polisi tidak bisa mengungkapnya, jadi tanda tanya besar kita pada aparat Kepolisian kenapa tidak mampu mengungkapnya apakah kalah polisi dengan para penjahat atau ada hal lain yang membuatnya tidak terungkap ??,” tandasnya
Dir Krimum Polda Sumut, Kombes Pol Sumaryono,SIK saat dikonfirmasi terkait hal tersebut berjanji akan mengatensikan kejadian tersebut.
“Kita atensikan ke Polres, terimakasih,” tulisnya singkat.
Diketahui bahwa rumah seorang wartawan bermarga sembiring tersebut juga sebelumnya sudah pernah dibakar oleh orang tidak dikenal pada tanggal 5 Februari 2020 dan keesokan harinya kaca mobil wartawan tersebut juga dilempar oleh orang yang tidak dikenal pada sekitar 7 Februari 2023 saat sedang parkir di Simpang Tuntungan namun kedua hal tersebut tidak juga berhasil diungkap oleh Polsek Pancur Batu sampai saat ini.
(M,Zaen)








