Kudus | patrolinusantara.press – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus pada hari Jumat 3 November 2023 melaksanakan pelantikan Anggota Pemilihan tingkat Kecamatan (PPK) dan Anggota Panitia Pemungutan Suara tingkat Desa (PPS) pergantian antar waktu.
Pelantikan PPK dan PPS pergantian antar waktu itu dilaksanakan di sulap KPU Kabupaten Kudus jl Ganesa no 4 Purwosari kec Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Acara dihadiri oleh jajaran komisioner KPU Kudus, para tamu undangan dan lurah Purwosari Kudus serta mantan Ketua KPU Kudus.
Pada acara pelantikan tersebut, ketua KPU Kudus Amir Faisol melantik 1 Anggota PPK dan 4 anggota PPS. Satu Anggota PPK yang dilantik yakni Toto Sukarno dari desa Bae yang menjadi Anggota PPK Kecamatan Bae. Pelantikan tersebut berdasarkan Surat keputusan ketua KPU Kudus nomor 391 tahun 2023 tentang penggantian Panitia Pemilihan Kecamatan. Sedang 4 Anggota PPS yang dilantik yakni Dimas Fadjar Eka Purnama desa Terban kecamatan Jekulo, Sugiati desa Klaling Kecamatan Jekulo, Masriah desa Bae kecamatan Bae dan terakhir Bambang Tri Mulyanto desa Payaman kecamatan Mejobo.
Pelantikan keempat Anggota KPPS itu berdasarkan SK ketua KPU Kudus nomor 391 sampai dengan 393. dengang masa tugas tanggal muli 3 sampai dengan 4 April 2024 November 2024.
Pada acara pelantikan PPK dan PPS tersebut ketua KPU Kudus Amir Faisol juga memberikan sambutan. Dalam sambutannya Amri meminta para Anggota PPK dan PPS untuk menanggalkan rasa egonya, karena sedang membina rumah tangga yakni PPK dan PPS.
“Mungkin ada ego yang harus dikesampingkan. karena kita dari berbagai latar belakang dan karakteristik, karena ini sedang membina rumah tangga yang namanya PPK dan PPS,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dimas Fajar anggota PPS yang baru dilantik sebagai PPS desa Terban merasa senang setelah dilantik sebagai PPS karena bisa berpartisipasi dalam ajang pemilu tahun 2024 dan bisa ikut andil dalam pemilihan pemimpin negeri ini.
“Kalau saya sih senang, karena bisa langsung berpartisipasi di ajang pemilu ini dan bisa andil dalam pemilihan pemimpin,” kata Dimas Fajar.
(Wiknyo)








