Madiun | patrolinusantara.press – Tim Mahasiswa Membangun 1000 Desa (MMD-1000D) Universitas Brawijaya yang bertempat di Desa Ketandan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun melakukan program kegiatan Pemanfaatan Data Desa untuk pembuatan Website Desa. Tentunya hal ini menjadi sarana yang efektif untuk memberikan informasi-informasi tentang desa.
Berdasarkan hasil wawancara dengan Sekretaris Desa Ketandan, Ahmad Taufiq Irvan S.M.P mengatakan bahwa Desa Ketandan masih belum memiliki Website desa (17/7).
Website desa merujuk pada memperkenalkan desa dengan bertujuan untuk memberikan informasi dan mempromosikan potensi, kegiatan, memberitahukan pengumuman dan pelayanan, serta berbagai aspek lainnya yang berkaitan dengan desa tersebut. Hal ini disayangkan bahwa desa belum memiliki Website.
Dengan demikian Tim MMD 810 Universitas Brawijaya di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ria Casmi Arrsa, S.H, M.H, Dosen Fakultas Hukum melakukan kegiatan Pemanfaatan Data Desa untuk Pembuatan Website Desa. Mahasiswa melakukan pencarian data melalui desa dan mencari data desa dari internet.
Ada banyak data desa yang dapat dimasukan ke dalam halaman Website, diantaranya profil desa, data perangkat desa, struktur perangkat desa, struktur organisasi BPD, Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2022 serta foto-foto kegiatan di desa.
Dengan adanya kegiatan ini, Tim MMD 810 berharap dapat mempermudah perangkat desa dalam proses pembuatan website desa, sehingga website tersebut dapat dioperasionalkan oleh perangkat Desa Ketandan.
(MK)








