Pati | patrolinusantara.press – Tangis histeris seorang nenek tak kuasa dibendung lantaran dirinya menjadi korban hipnotis orang tak dikenal (OTK). Jarmi (65) nenek asal Dukuh Mojosemi Desa Mojoagung Kecamatan Trangkil, Pati, menangis seru sampai ia pun pingsan.
Sekitar pukul 13.20 WIB, Jarmi diduga jadi korban hipnotis di rumahnya sendiri pada Senin (20/2) siang.
Kepala Desa Mojoagung Kecamatan Trangkil Susilo Budi Haryanto saat dihubungi mengungkapkan bahwa pelaku yang diketahui ibu-ibu itu sebelumnya mendatangi korban dan mengaku sebagai petugas sensus untuk pendataan pemberian bantuan.
Dalam aksinya, pelaku menepuk korban dan memberitahu telah mendapatkan bantuan dan diharapkan agar segera diambil yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya.
Namun justru, saat korban hendak mengambil bantuan yang disebutkan, pelaku langsung menggasak rumah korban.
“Setelah korban sadar barang-barang berharganya lenyap, Jarmi langsung menangis histeris hingga tak sadarkan diri,” kata Kades Susilo, Rabu (22/2).
Dijelaskannya, sesuai ciri-ciri yang terekam CCTV, pelaku adalah perempuan menggunakan motor matic tanpa terpasang nomor polisi. Pelaku sendiri saat itu menggunakan jaket warna hitam dan melakukan aksinya seorang sendiri.
“Atas kejadian itu, saat ini pelaku sudah dilaporkan ke polisi, dan sesuai rekaman CCTV pelaku adalah perempuan,” ungkapnya.
Kades menambahkan, pelaku berhasil membawa kabur uang jutaan rupiah milik korban dan perhiasan emas milik nenek Jarmi.
“Barang-barang yang dibawa kabur pelaku informasinya 1 kalung emas 2,5 gram, 2 cincin emas, 1 HP merk NOKIA, dan uang sebesar Rp 7 juta,” pungkas Kades.












