Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

Viral di Mendia Sosial, Program Negara Dipertanyakan Bantuan Sapi di Klayusiwalan Menjadi Mesteri

badge-check


					Viral di Mendia Sosial, Program Negara Dipertanyakan Bantuan Sapi di Klayusiwalan Menjadi Mesteri Perbesar

PATI  — Misteri bantuan sapi di Desa Klayusiwalan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, kian mengemuka. Kandang yang dibangun untuk program peternakan itu dikabarkan kosong tanpa jejak ternak, terkonfirmasi Sapi masih lengkap 20 ekor di dalam kandang.

Program Resmi, Realisasi Dipertanyakan

Jasa Pembuatan website Media berita

Data pemerintah menunjukkan bahwa Desa Klayusiwalan memang tercatat sebagai salah satu penerima program bantuan sapi potong. Dalam dokumen resmi pemerintah, kelompok ternak di desa tersebut masuk dalam daftar penerima bantuan ternak di wilayah Kabupaten Pati.

Viral diberitakan sapi tidak ada di kandang, Namun sesuai keterangan beberapa warga dan salah satu warga sebagai petani peternak yang ditemui awak media, sapi masih utuh di kandang meski tidak di satu kandang.

Salah satu perangkat desa yang berada di kantor desa ditemui awak media mengaku sangat menyayangkan berita yang sebut ketidaksesuaian antara data administratif dan kondisi nyata ini membuka ruang dugaan adanya masalah serius dalam distribusi maupun pengawasan bantuan.

Pemberitaan menyebut, tidak ada kejelasan jumlah sapi yang diterima, siapa yang mengelola, serta bagaimana sistem pembagiannya. Namun semua anggapan dibantah

“Benar  kelompok tani kami dapat bantuan, namun kandang adalah swadaya petani bukan batuan, dan sapi juga ada, namun memang sapi dipelihara beberapa kandang warga setelah ada serangan PMK atau lato lato” ujar perangkat desa yang berhasil ditemui karena kades sedang di luar.

Pemberitaan viral yang mengatakan situasi memunculkan dugaan bahwa bantuan tidak sepenuhnya sampai ke penerima manfaat. Bahkan, mulai berkembang kecurigaan adanya penyalahgunaan oleh oknum tertentu. Ditambah lagi layanan pemerintah desa kacau dan tidak ada kepercayaan masyarakat , namun  setelah beberapa awak media sidak langsung di kantor desa masyarakat mendapat layanan dan kades selalu berada di kantor seperti yang disampaikan oleh beberapa warga yang mencari layanan pemdes.

( Tim )

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kurang Sorotan Publik, Misteri Mangkraknya Puskesmas Juwana, Siapa Yang Bertanggung Jawab?

4 Mei 2026 - 07:30 WIB

​Kasus Longsor Tambang di Sukolilo Disebut Tak Sekali Terjadi, Polda Jateng Harus Usut Tuntas  Jangan Tutup Mata

3 Mei 2026 - 14:42 WIB

Aliansi Santri Pati Buka Posko Pendampingan Dugaan Kasus Pelecehan di Pesantren

2 Mei 2026 - 19:38 WIB

Pengguna Jalan Keluhkan Galian C Diduga Ilegal di Desa Pesagen Kecamatan Gunungwungkal / Pati

2 Mei 2026 - 18:37 WIB

Warga Resah, Truk Pengangkut Tanah Uruk Tidak Pake Penutup Terpal dari Galian C Diduga Ilegal Bebas Beroperasi di Kabupaten Rembang, APH Dinilai Tutup Mata

2 Mei 2026 - 12:03 WIB

Trending di Berita