Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

Apresiasi Kebijakan Tegas Bupati-Wakil Bupati Asahan Tutup THM, Aktivis Muda Ajak Elemen Masyarakat Dukung dan Kawal

badge-check

Penutupan THM oleh Wabup Asahan, Rianto dilakukan dalam operasi cipta kondisi ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, Sabtu (17/05/2025) dini hari Perbesar

Penutupan THM oleh Wabup Asahan, Rianto dilakukan dalam operasi cipta kondisi ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, Sabtu (17/05/2025) dini hari

JAKARTA – Wakil Bupati (Wabup) Asahan, Rianto, SH., MAP atas perintah dan seijin Bupati bersama tim gabungan yang terdiri dari Pemkab Asahan, Polres, Kodim 0208/AS dan seluruh instansi terkait menutup 2 tempat hiburan malam (THM) di Kecamatan Kisaran Barat, karena tidak berizin dan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Penutupan dilakukan dalam operasi cipta kondisi ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, Sabtu (17/05/2025) dini hari.

Pusat Perkumpulan Pemuda Indonesia mengapresiasi langkah tegas Pemerintah Kabupaten Asahan menutup tempat hiburan malam (THM) tak berizin di wilayah kerjanya.

Jasa Pembuatan website Media berita

Hal itu disampaikan Juru Bicara Koordinator Nasional Pusat Perkumpulan Pemuda Indonesia, Putra menanggapi penutupan sejumlah tempat hiburan malam (THM) yang tidak mengantongi izin.

“Alhamdulillah Pemkab Asahan sudah menertibkan beberapa THM yang tidak berizin. Kita apresiasi langkah tegas Bupati dan Wakil Bupati Asahan ini,” kata Putra dalam siaran persnya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (18/5/2025).

“Sebagai bagian dari elemen masyarakat civil society, kami mengapresiasi dan mendukung penuh langkah progresif Wakil Bupati (Wabup) Asahan, Rianto, SH., MAP beserta TN-Polri yang sudah menindak tegas menutup tempat hiburan malam (THM) yang diduga melanggar standar operasional prosedur (SOP) dan tak mengantongi izin sesuai peraturan yang belaku,” ujar mahasiswa asal Sumut ini.

Ia menyoroti tempat hiburan malam diduga indikasi tempat peredaran gelap narkoba. Oleh karena itu dugaan peredaran narkoba merupakan ancaman serius terhadap masa depan generasi muda Indonesia terkhususnya masyarakat Asahan, terutama menjelang datangnya bonus demografi pada tahun 2045. Jika tidak ditangani serius, generasi muda akan kehilangan masa depan, dan bangsa Indonesia gagal memanfaatkan momentum emas tersebut.

“Kebijakan strategis yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Asahan patut kita apresiasi dan dukung. Ini adalah bagian dari upaya menyelamatkan masa depan anak bangsa,” tegasnya.

Oleh karena itu, Dia ini menyebut bahwa kebijakan sejalan dengan asta cita Presiden Prabowo dalam mewujudkan generasi emas dan melindungi masyarakat dari ancaman narkoba. Sebagai organisasi kepemudaan, kata Dia, akan terus berada di garis depan dalam mendukung pemberantasan narkoba demi masa depan Indonesia yang bersih dan berdaya saing.

“Pemuda adalah tumpuan bangsa. Jika generasi muda diracuni narkoba, maka mustahil kita bisa memanfaatkan bonus demografi secara optimal,” tutupnya.(Leodepari)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Proyek Irigasi P3-TGAI Desa Ngemplak Lor Disorot: Dikerjakan Asal-Asalan, Abaikan K3 dan Standar Teknis

24 Juli 2026 - 06:31 WIB

Diduga Sakit Hati Hubungan Berakhir, Mantan Kekasih Bacok Wanita di Tambakromo

23 Juli 2026 - 21:23 WIB

Lapas Kelas IIB Pati Gelar MPLS bagi Warga Binaan Bersama SPNF Kabupaten Pati

23 Juli 2026 - 19:32 WIB

Lapas Kelas IIB Pati Panen Ikan Lele Hasil Budidaya Warga Binaan di Lahan SAE

22 Juli 2026 - 21:26 WIB

Diduga Tanpa Pengawas dan Mandor di Lapangan, Proyek Irigasi Senilai Rp100 Juta Menjadi Sorotan

22 Juli 2026 - 07:04 WIB

Trending di Berita