PATI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati menjalin kerja sama dengan Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Kabupaten Pati untuk menyelenggarakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pembinaan Lapas Kelas IIB Pati pada Kamis (23/7/2026), mulai pukul 13.00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh lima orang tenaga pendidik dari SPNF Kabupaten Pati, serta didampingi langsung oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja) beserta Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Kasubsi Registrasi dan Bimkemas) Lapas Kelas IIB Pati. Sebanyak lima orang warga binaan yang terdaftar dalam program pendidikan kesetaraan turut berpartisipasi sebagai peserta.
MPLS dilaksanakan sebagai langkah awal untuk mengenalkan lingkungan belajar, tata tertib, hak serta kewajiban peserta didik, hingga mekanisme pembelajaran yang akan dijalani selama mengikuti pendidikan di lingkungan Lapas. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat belajar dan membangun karakter positif warga binaan agar dapat mengikuti proses pendidikan dengan disiplin dan tanggung jawab.
Kasi Binadik dan Giatja Lapas Kelas IIB Pati menyampaikan bahwa pendidikan menjadi salah satu pilar utama dalam pembinaan untuk meningkatkan kualitas diri warga binaan.
“Melalui kegiatan MPLS ini, kami berharap warga binaan semakin termotivasi mengikuti pendidikan dengan sungguh-sungguh. Pendidikan adalah bekal penting agar mereka siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif,” ujarnya.
Perwakilan SPNF Kabupaten Pati pun memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan Lapas Pati dalam mendukung akses pendidikan bagi kelompok warga binaan.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus membuka akses pendidikan seluas-luasnya sebagai bagian dari proses rehabilitasi.
“Program pendidikan menjadi prioritas pembinaan kami. Melalui kerja sama dengan SPNF Kabupaten Pati, kami berharap warga binaan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan karakter sehingga siap berintegrasi kembali ke masyarakat setelah bebas nanti,” ungkap Suprihadi.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Antusiasme tinggi terlihat dari seluruh peserta yang mengikuti rangkaian acara hingga selesai, diharapkan menjadi awal yang baik bagi pelaksanaan program pendidikan kesetaraan serta memperkuat kolaborasi kedua instansi dalam mendukung pembinaan warga binaan.
( Hum/ MK )









