Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

Darurat? Jenderal Agus Subiyanto Terbitkan Telegram Perintahkan TNI Siaga 1

badge-check


					Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto terbitkan Telegram Nomor TR/283/2026, Panglima TNI memerintahkan jajaran TNI siaga 1. (Foto:Dok.Dispenad)
Perbesar

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto terbitkan Telegram Nomor TR/283/2026, Panglima TNI memerintahkan jajaran TNI siaga 1. (Foto:Dok.Dispenad)

JAKARTA – Merespons perang di kawasan Timur Tengah dan perkembangan situasi dalam negeri. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menginstruksikan seluruh prajurit TNI untuk siaga 1 dengan menerbitkan Telegram Nomor TR/283/2026, Panglima TNI memerintahkan jajaran TNI siaga 1.

Telegram ini ditujukkan kepada KSAD, KSAL, KSAU, Kasum TNI, Irjen TNI, Asrenum, Asops Panglima TNI, Para Pangkotamaops TNI, Dansesko TNI, Danjen Akademi TNI, Kabais TNI, Dankodiklat TNI, Koorsahli Panglima TNI, Asintel, Aspers, Aslog, Aster, Askomlek, Panglima TNI, Para Dan/Kabalakpus Mabes TNI, Dansatkomlek, Kapusdalops, Kasetum TNI, Dandenma Mabes TNI.

Jasa Pembuatan website Media berita

Telegram yang tandatangani oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun di Jakarta pada Minggu, 1 Maret 2026 berisi tujuh instruksi penting bagi TNI.

Berikut isi instruksi Panglima TNI:

Pertama: Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) TNI menyiagakan personel dan alutsista di jajarannya dan melaksanakan patroli di objek vital (obvit) strategis dan sentra perekonomian. Hal itu termasuk di bandara, pelabuhan laut/sungai, stasiun kereta, dan terminal bus, serta kantor PLN.

Kedua: Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) melaksanakan deteksi dini dan pengamatan udara secara terus-menerus selama 24 jam.

Ketiga: Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI memerintahkan Atase Pertahanan (Athan) RI di negara yang terdampak untuk mendata dan memetakan serta merencakan evakuasi warga negara Indonesia (WNI) bila diperlukan serta berkoordinasi dengan Kemenlu (Kementerian Luar Negeri), KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia), dan otoritas terkait sesuai eskalasi di kawasan Timur Tengah.

Keempat: Kodam Jaya/Jayakarta agar melaksanakan patroli di tempat-tempat obvit strategis dan kedutaan-kedutaan serta mengantisipasi perkembangan situasi (Bangsit) dalam menjaga kondusitivitas di wilayah DKI Jakarta.

Kelima: Satuan intelijen TNI melaksanakan deteksi dini dan cegah dini adanya kelompok di tempat-tempat obvit strategis dan kedutaan-kedutaan serta mengantisipasi perkembangan situasi dalam menjaga kondusivitas di wilayah DKI Jakarta.

Keenam: Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) melaksanaan siaga di satuan masing-masing.

Ketujuh: Laporkan setiap perkembangan situasi yang terjadi kepada Panglima TNI pada kesempatan.

“Telegram ini merupakan perintah,” bunyi keterangan tertulis telegram dikutip Sabtu (7/3/2026). (sum)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Proyek P3TGAI Desa Sugihan Diduga Bermasalah, Tanpa Papan Informasi Warga Curiga Ada Rekayasa

10 Juli 2026 - 09:45 WIB

SERAH TERIMA JABATAN: DARI PLT KEPALA DESA KEBOWAN KEPADA PJ KEPALA DESA KEBOWAN (PERWAKILAN PMD KECAMATAN WINONG) RESMI MENJABAT

10 Juli 2026 - 09:05 WIB

Asah Kreativitas dan Kemandirian, WBP Wanita Lapas Kelas IIB Pati Belajar Membuat Buket Bunga Pipe Cleaner

8 Juli 2026 - 22:12 WIB

Plt Bupati Pati Diterpa Isu di Medsos, Warga: Jangan Percaya Framing Belum Terbukti

8 Juli 2026 - 11:46 WIB

PKN Desak Bupati Rokan Hulu Berhentikan Kepala Desa Pemandang Setelah Putusan Kasasi Berkekuatan Hukum Tetap

7 Juli 2026 - 14:41 WIB

Trending di Berita