PATI – Isu yang beredar luas di sejumlah media sosial mengenai dugaan pernyataan yang memfitnah mantan Bupati Pati, Sudewo, yang dikaitkan dengan Penjabat (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menuai tanggapan dari masyarakat. Warga menilai narasi tersebut sebagai informasi yang belum teruji kebenarannya dan berpotensi menggiring opini publik secara keliru.
Informasi yang tersebar di ruang maya menyebutkan bahwa Risma Ardhi Chandra telah menyampaikan pernyataan yang merugikan nama baik mantan Bupati Pati, Sudewo. Namun, hingga kini belum ada bukti sahih yang menguatkan kebenaran klaim tersebut.
Pihak yang dikaitkan dengan isu tersebut adalah Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra dan mantan Bupati Pati Sudewo. Tanggapan kritis sekaligus dukungan datang dari sejumlah warga Kabupaten Pati.
Berbagai tanggapan warga muncul pada Rabu (8/7/2026), seiring dengan semakin meluasnya penyebaran isu tersebut di media sosial.
Isu menyebar secara masif di berbagai platform media sosial, kemudian menjadi pembahasan hangat di kalangan masyarakat Kabupaten Pati.
Masyarakat menilai narasi yang beredar merupakan bentuk pembingkaian (framing) yang belum jelas kebenarannya. Selama menjabat, Plt Bupati dinilai sebagai sosok yang bijaksana, tegas, dan lebih mengutamakan kerja nyata daripada sering berbicara di ruang publik. Warga juga melihat berbagai upaya yang telah dijalankan, mulai dari penanganan bertahap masalah infrastruktur yang menjadi keluhan warga, hingga pembenahan pelayanan rumah sakit melalui evaluasi yang berjalan sesuai mekanisme peraturan yang berlaku.
“Warga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk lebih bijak dan teliti dalam menyikapi setiap informasi yang beredar di media sosial. Jangan mudah percaya pada narasi yang belum terbukti kebenarannya maupun unggahan yang sengaja menggiring opini,” ujar salah satu warga yang menggunakan inisial DX.
Warga juga menyampaikan dukungan agar Plt Bupati Pati tetap fokus melaksanakan tugas. “Kami mendukung Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra agar tetap fokus bekerja dan melanjutkan upaya memajukan Kabupaten Pati. Yang terpenting bagi kami adalah hasil kerja nyata untuk masyarakat,” tambahnya.
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Plt Bupati Pati maupun pihak mantan Bupati Pati terkait isu yang beredar tersebut.
( Agus )









