Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

Terduga Pelaku Penganiayaan di Jalan Perumahan Mutiara Hati Salsabila Pallangga Kabupaten Gowa Hingga Saat Ini Belum Diamankan Polisi

badge-check


					Pihak keluarga meminta penegak hukum Polres Gowa agar segera mengambil langkah tegas terkait kasus penganiayaan anak di bawah umur
Perbesar

Pihak keluarga meminta penegak hukum Polres Gowa agar segera mengambil langkah tegas terkait kasus penganiayaan anak di bawah umur

GOWA – Pelaku penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang pengurus masjid Hamsah Rahmat bernama Iskandar alias Galih di jalan perumahan mutiara hati salsa billa pallangga kabupaten Gowa Sulawesi Selatan hingga saat ini belum diamankan oleh aparat kepolisian Polres Gowa.

Laporan penganiayaan dilayangkan oleh orang tua korban, Pida dg kebo (54). Anak lelakinya yang masih di bawah umur bernama Abdul Rahman (15) diduga telah dianiaya oleh pelaku di luar pekarangan masjid Hamzah Rahman pada Jumat (9/5) sekitar pukul 14:00 WITA.

Jasa Pembuatan website Media berita

Adapun aduan laporan oleh ibu korban di Polres Gowa bagian unit perlindungan anak dengan LP/B/486/V/2025/SPKT/POLRES GOWA/ POLDA SULAWESI SELATAN, pada hari Jum,at (9/5/2025) sekitar pukul 17:38 WITA. Dan mirisnya hingga saat ini pihak aparat penegak hukum Polres Gowa belum mengamankan terduga pelaku.

Saat awak media melakukan konfirmasi langsung kepada keluarga korban terkait kejadian ini di tempat santai lingkup Polres Gowa, pihak keluarga korban sangat meminta kepada aparat penegak hukum agar segera melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku.

Salah seorang keluarga korban (R) memberikan keterangan kepada awak media dimana saat menanyakan terduga pelaku kenapa belum diamankan, dan dijawab oleh salah satu penyidik pihaknya tidak bisa melakukan penangkapan. Dirinya sebagai keluarga korban sangat khawatir jika saja sampai pelaku melarikan diri.

“Kami serba salah mau kami lakukan penangkapan langsung namun kami juga takut melanggar prosedur,” katanya menirukan ucapan penyidik.

Tidak ditahannya pelaku tersebut menurut kanit PPA Polres Gowa saat dikonfirmasi langsung di ruang kerjanya menyebut bahwa polisi tidak berani menahan pelaku karena ancaman hukuman di KUHP di bawah 5 tahun penjara.
“Kami tidak berani menahan pelaku dikarenakan KUHP dimana ancaman dibawah 5 tahun penjara itu tidak dilakukan penahan. Namun kami percepat proses pelaporannya sampai ke kejaksaan nanti kejaksaan yang melakukan penahanan terhadap pelaku,” kata.

Pihak keluarga meminta penegak hukum Polres Gowa agar segera mengambil langkah tegas dan terarah kepada terduga pelaku dikarenakan pelaku telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap anak di bawah umur yang sudah sangat jelas diatur dalam Undang Undang No 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak yang menjadi dasar hukum untuk perlindungan anak.

 

 

(Arifin Sulsel)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus Pembuangan Bayi Terungkap, RPPAI Apresiasi Jatanras dan Satreskrim

5 Juni 2026 - 17:30 WIB

Terlapor Petinggi HIPMI Sakit, Minta Pemeriksaan Diundur

4 Juni 2026 - 03:27 WIB

Pengawasan Program Desa Jadi Fokus Utama, SMSI Gandeng Kejari Pati

3 Juni 2026 - 18:44 WIB

Semalem Dipecat, Mantan Kepala  BGN  Dadan Hindayana Langsung Ditangkap Kejagung

3 Juni 2026 - 18:38 WIB

LSM Harimau DPC Pati Kecam Keras Pelaku Penganiayaan memakai Sajam di Margorejo, Desak Polsek Margorejo Segera Tangkap Pelaku

2 Juni 2026 - 20:34 WIB

Trending di Berita