Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

TNI AU Kerahkan Korpasgat ke Titik Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Bantu Proses Evakuasi

badge-check


					Prajurit Korpasgat dan Basarnas yang diangkut dengan helikopter H225M Caracal TNI AU ke titik jatuhnya pesawat ATR 42-500. (Foto: Dok. Dispenau) Perbesar

Prajurit Korpasgat dan Basarnas yang diangkut dengan helikopter H225M Caracal TNI AU ke titik jatuhnya pesawat ATR 42-500. (Foto: Dok. Dispenau)

JAKARTA – TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan lima prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) ke lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1).

Setibanya di titik jatuhnya pesawat, para prajurit Korpasgat menyiapkan langkah awal proses evakuasi bersama personel Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Jasa Pembuatan website Media berita

“TNI AU berkomitmen untuk terus mendukung proses evakuasi serta membantu otoritas terkait dalam penanganan lanjutan,” tutur Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana dalam keterangannya, dikutip Minggu (18/1).

Keberhasilan tim dalam mengindentifikasi lokasi jatuhnya pesawat milik Indonesia Air Transport (IAT) tersebut didukung oleh unsur pencarian udara TNI AU, yakni helikopter H225M Caracal dari Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja, Bogor, serta pesawat Boeing 737-200 asal Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar.

Berdasarkan siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) yang diterima redaksi Indonesia Defense Magazine, TNI AU juga dilaporkan mengerahkan prajurit gabungan yang terdiri dari personel Lanud Sultan Hasanuddin, Yon Parako 473 Korpasgat, serta Yon Arhanud 23 Korpasgat.

Mereka kemudian tergabung dalam tim darat unsur SAR yang bersinergi dengan masyarakat setempat untuk memperkuat upaca pencarian dan evakuasi korban insiden nahas tersebut.

Dalam perkembangan operasi pencarian, tim SAR gabungan berhasil menemukan sejumlah serpihan besar pesawat, berupa badan hingga ekor pesawat di bagian utara Puncak Gunung Bulusaraung.

Pesawat ATR 42-500 sebelumnya dilaporkan hilang kontak di wilayah Maros pada Sabtu (17/1). Pesawat terbang dengan membawa tujuh kru pesawat dan tiga penumpang yang merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). ATR 42-500 lepas landas dari Yogyakarta dengan tujuan Makassar.

Adapun titik koordinat terakhir yang diterima berada pada posisi 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur. (yas/IDM)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPC KSPI Kudus Gelar Halal Bihalal Pererat Kebersaman Dan Kekeluargaan

19 April 2026 - 09:51 WIB

DPRD Pati Murka! Dugaan Pungli Rp300 Ribu di SMPN 1 Tayu Diminta Diusut Ombudsman

18 April 2026 - 00:49 WIB

Dua Pelaku Residivis Kasus Sabu Diamankan Polresta Pati di Wedarijaksa

16 April 2026 - 16:07 WIB

Beberapa Korban Muncul dalam Kasus Dugaan Penipuan di Jombang, Polisi Diminta Bertindak

12 April 2026 - 12:46 WIB

Anggota DPRD Pati Mukit Mengapresiasi Kepada Polresta Pati Yang Telah Menangkap Pelaku Penusukan di Areal Lapangan Kedalisodo Desa Bendar Juwana

11 April 2026 - 14:33 WIB

Trending di Berita