Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Desa

Dugaan Mark Up Menyeruak Pada Mangkraknya Pembangunan Gedung Serbaguna Desa Bumiayu

badge-check


					Dugaan Mark Up Menyeruak Pada Mangkraknya Pembangunan Gedung Serbaguna Desa Bumiayu Perbesar

Pati | patrolinusantara.press – Harapan pemerintah pusat mengucurkan dana pada pemerintah desa untuk pembangunan infrastruktur dan kemakmuran masyarakat desa, ternyata tak berlaku bagi Pemerintah Desa Bumiayu, Kecamatan Wedarijaksa. Pasalnya, dana yang dianggarkan atau dialokasikan untuk pembangunan gedung serbaguna tidak sesuai dengan hasil pembangunannya.

Dimana dana yang dianggarkan mencapai sekitar Miliaran rupiah lebih untuk gedung serbaguna, namun pembangunan tidak selesai atau mangkrak. Sehingga pembangunan gedung serbaguna dinilai hanya menghabiskan dana desa, karena tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Jasa Pembuatan website Media berita

Diketahui, pembangunan gedung serbaguna ini barada di sebelah Balai Desa Bumiayu.

Melihat kondisi ini, masyarakat Desa Bumiayu yang tidak mau disebut namanya, sangat menyayangkan setelah melihat kondisi bangunan yang mangkrak itu, dikutip Minggu (28/5).

Menurutnya, kalau bangunan fisik itu dikerjakan sesuai perencanaan dan RAB yang ada pasti bangunan itu rampung dan berkualitas. 

Ini setelah dilihat dari nilai atau jumlah anggaran miliaran rupiah yang dialokasi dengan fisik yang dibangun.

”Sangat disayangkan sekali, masa dana  miliaran lebih bangunan sebesar itu tidak selesai. Jika kita lihat besarnya gedung yang hendak dibangun, mungkin tidak menghabiskan dana sebanyak itu,” katanya

Dengan ini, masyarakat menilai bahwa dalam pembangunan gedung serbaguna di desanya ada dugaan mark up anggaran. Karena ada beberapa kejanggalan dalam pelaksanaan pembangunan gedung, yang dinilai tidak wajar. 

Sebagai warga desa, ia mengharap ada pertanggungjawaban dari pemerintah desa  untuk menyelesaikan gedung serbaguna ini.

”Padahal keberadaan gedung serbaguna ini sangat diharapkan masyarakat desa. Karena banyak manfaatnya dari gedung itu, selain bisa sebagai tempat mengadakan kegiatan desa juga bisa digunakan untuk kegiatan lainnya. Ironisnya bangunan gedung serba guna belum selesai namun sudah muncul dana pemeliharaan yang jumlahnya cukup fantastis yang dianggarkan dari APBDes tahun anggaran 2023.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pendukung Sudewo Gelar Aksi Minta Pembebasan Jelang Sidang Perdana di Tipikor

15 Juni 2026 - 11:38 WIB

Bergerak Cepat dan Humanis, Polsek Batangan & Puskesmas Tangani Warga Gangguan Jiwa di Desa Bumimulyo

14 Juni 2026 - 15:47 WIB

Pemuda Nekat Bakar Rumah Ayah Kandung di Pati Karena Tak Diberi Uang Bepergian

14 Juni 2026 - 12:31 WIB

Mahasiswa BEM se-Jabodetabek Gelar Unjuk Rasa di Jalan Sudirman, Sampaikan 5 Tuntutan

13 Juni 2026 - 08:05 WIB

Vicky Prasetyo Terlapor Dugaan Penipuan, Polda Jatim Mulai Dalami Laporan

13 Juni 2026 - 07:30 WIB

Trending di Berita