Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

Protes Kebijakan Pemerintah Pusat, Nelayan Pati Bagikan Ikan Gratis 

badge-check


					Nelayan Juwana bagikan ikan gratis ke masyarakat sebagai wujud protes terhadap kebijakan pemerintah Perbesar

Nelayan Juwana bagikan ikan gratis ke masyarakat sebagai wujud protes terhadap kebijakan pemerintah

Pati | patrolinusantara.press – Para Nelayan di Kabupaten Pati,  mempunyai cara unik memprotes kebijakan impor oleh pemerintah pusat. Mereka membagikan hingga 120 ton ikan kepada masyarakat dalam CFD di Alun-alun Pati, Minggu (17/12/2023) pagi.

Ketua Barisan Muda Nelayan (BMN) Juwana,Mukit (biru) dalam kegiatan pembagian ikan gratis

Para nelayan ini tergabung dalam Paguyuban Nelayan Mitra Nelayan Sejahtera (MNS). Belasan truk ikan disiapkan nelayan di area Alun-alun Pati sejak Minggu pagi.

Jasa Pembuatan website Media berita

Ribuan warga Kota Pati juga tampak mengantre untuk mendapatkan ikan. Satu per satu warga mendapatkan ikan berbagai jenis seberat 10 kilogram.

Ketua Barisan Muda Nelayan ( BMN) Juwana Mukit mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai protes kebijakan pemerintah yang mengimpor ikan di tengah melimpahnya hasil tangkapan ikan nelayan.

Ia mengungkapkan, sebelum bulan September 2023 hasil tangkapan ikan nelayan Pati turun. Setelah itu, tangkapan ikan melimpah. Namun, melimpahnya hasil tangkapan ikan tak membuat nelayan bungah.

Harga ikan yang rendah membuat mereka terpaksa menelan ludah. Harga ikan jenis pindangan di pasaran mencapai Rp 5 ribu per kilogram pada saat ini. Padahal normalnya Rp 10 ribu per kilogram.

”Kenyataan pahit yang kita alami harga terlalu murah teman-teman punya inisiatif bagi-bagi ikan. Agar masyarakat Kabupaten Pati bisa menyerap hasil tangkapan ikan yang akhir-akhir ini agak berlebih,” ujar Mukit.

Ia menilai, rendahnya harga ikan ini disinyalir karena kebijakan impor yang tidak menguntungkan nelayan di tengah melimpahnya ikan. Pihaknya pun berharap pemerintah berhenti impor ikan.

”Ini juga protes agar pemerintah stop impor ikan karena hasil dari nelayan sendiri melimpah. Sehingga masyarakat bisa menyerap hasil tangkapan ikan kita,” kata dia.

Berdasarkan ada Badan Pusat Statistik (BPS) impor ikan di Indonesia pada awal tahun ini sebanyak 18,53 juta kilogram, atau naik sebesar 219,95 persen dibanding Januari 2022 yang sebanyak 5,79 juta kilogram.

Sementara itu, Subur warga dari Desa Jetak Kec, Wedarijaksa mengaku senang dengan aksi bagi-bagi ikan ini. Ia yang sudah mengantre lebih dari 1 jam untuk memperoleh 10 kilogram ikan ini pun mengaku, sebagian ikan itu bakal dibagikan ke tetangga yang tak kebagian.

”Senang dengan ini. Nanti mau digoreng dan dipepes. Tetangga yang ndak dapat dikasih,” ujar dia.

Rasa bahagia juga diungkapkan, warga Desa kajar, Ediy. Ia merasa langkah ini sedikit membantu di tengah harga sembako mengalami kenaikan pada akhir-akhir ini.

”Ini membantu sekali. Terima kasih sudah membantu. Ini juga akan kami bagi-bagi ke tetangga yang tidak dapat,” tandas dia.

 

(aw)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pendukung Sudewo Gelar Aksi Minta Pembebasan Jelang Sidang Perdana di Tipikor

15 Juni 2026 - 11:38 WIB

Bergerak Cepat dan Humanis, Polsek Batangan & Puskesmas Tangani Warga Gangguan Jiwa di Desa Bumimulyo

14 Juni 2026 - 15:47 WIB

Pemuda Nekat Bakar Rumah Ayah Kandung di Pati Karena Tak Diberi Uang Bepergian

14 Juni 2026 - 12:31 WIB

Mahasiswa BEM se-Jabodetabek Gelar Unjuk Rasa di Jalan Sudirman, Sampaikan 5 Tuntutan

13 Juni 2026 - 08:05 WIB

Vicky Prasetyo Terlapor Dugaan Penipuan, Polda Jatim Mulai Dalami Laporan

13 Juni 2026 - 07:30 WIB

Trending di Berita