Pati – Warga Desa Bakaran Wetan Kecamatan Juwana, Pati, menanam pohon di jalan yang rusak. Aksi ini sebagai bentuk protes karena jalan sudah lama rusak tak kunjung diperbaiki.
Jalan yang rusak tersebut ditanami beberapa pohon karena warga merasa kesal bahwa jalan tidak segera diperbaiki.
Di pohon tersebut bertuliskan, ‘Cukup Jalan Ini Yang Rusak, Cintaku Jangan dan Selamat Datang di Wisata Jenglongan Sewu’.
Salah satu warga yang tidak mau disebut namanya mengatakan bahwa aksi warga Desa Bakaran Wetan nekat menanam pohon ini karena warga merasa jengkel. Lantaran jalan rusak sudah lama tak kunjung diperbaiki.
“Warga ini merasa geram, karena jalan rusak sudah lama tak kunjung diperbaiki,” kata Salah satu warga di lokasi penanaman pohon di Desa Bakaran Wetan Kecamatan Juwana Kabupaten Pati. Rabu (24/4)
Dia menjelaskan, warga desa merasa kesal sampai saat ini, terhadap pemerintah kabupaten Pati belum pernah melakukan pengecekan jalan yang rusak parah ini.
“Akibat jalan yang rusak setiap malam warga, gotong-royong jaga jalan untuk menolong pengendara yang jatuh, terutama saat hujan,” jelasnya.
Ia menambahkan, warga Desa Bakaran Wetan minta pemerintah kabupaten segera merespon aspirasi warga untuk dilakukan Perbaikan jalan, selain itu harus ada saluran air di kanan, kiri jalan untuk meminimalisir adanya banjir.
“Jalan ini menjadi langganan banjir, apabila hujan deras, makanya warga desa berharap selain perbaikan jalan juga harus adanya saluran air di pinggir jalan,” tandasnya.
Hal yang sama disampaikan oleh Berinisial R (39) warga Desa Bakaran Wetan mengaku bahwa jalan ini pada tahun lalu pernah diperbaiki. Namun hanya tambal sulam.
“Warga berharap kepada Pemkab Pati untuk melakukan Perbaikan jalan, agar aman dari banjir, Kecelakaan dan jalan tidak mudah rusak,” tandasnya.
(tim/aw)








