Pati, patrolinusantara.press – Masyarakat Desa Talun Kecamatan Kayen, Pati, gelar karnaval dalam rangkaian Haul Mbah Sari Den Suradi, Rabu (17/8/2022). Kebetulan bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia, banyak anggapan yang menyatakan acara kali ini memiliki kandungan berkah yang luar biasa bagi masyarakat Desa Talun khususnya.
Karnaval yang dilaksanakan mulai pukul 12.30 WIB, menyedot banyak animo masyarakat sekitar. Mereka tumpah ruah di jalan desa yang merupakan rute keliling peserta karnaval.
Salah satunya, Siti Ni’matul Muazizah atau Meutia, perempuan asli kelahiran Desa Talun tersebut juga tak ingin ketinggalan menyaksikan kemeriahan karnaval hari ini. Bersama putra keduanya, dirinya menyaksikan karnaval yang penuh sesak itu.

Meutia bersama anak keduanya untuk menyaksikan Karnaval Haul Mbah Sari Den Suradi
Saat ditanya Tim patrolinusantara.press soal rangkaian acara Haul Mbah Sari Den Suradi, dirinya menyampaikan bahwa susunan kegiatannya sangat padat, mulai dari ziarah umum, karnaval, tahtiman bin nadhor, istighosah, maulid Hadroh, pembacaan arwah, buka selambu makam, khotmil Qur’an, dan terakhir ditutup dengan kegiatan pengajian umum. Dan untuk hari ini, kegiatan dikhususkan pada karnaval saja.
” Banyak sekali kegiatannya, padat banget. Mulai dari ziarah umum sampai pengajian umum. Tapi hari ini khusus karnaval saja,” ucapnya.
Kemudian saat disinggung mengenai tujuan acara karnaval ini, dia menyampaikan pandangannya. Menurut dirinya, acara karnaval seperti ini tidak bisa dipisahkan dengan tujuan Haul itu sendiri. Semua rangkaian acara memiliki tujuan yang sama. Dikarenakan masuk dalam kegiatan Haul Mbah Sari Den Suradi, maka baginya ada tujuan mulia yang disematkan. Terutama penghormatan terhadap Leluhur, Sesepuh ataupun Kiyai yang berjasa besar membesarkan Desa Talun.
“Kalau melihatnya parsial nantinya nggak pas nggeh, makanya saya melihatnya dari seluruh kegiatan yang ada. Tujuannya pasti sama, selain ngalap berkah keselamatan, tentunya acara ini juga sebagai sarana yang ditujukan untuk menghormati lelehur-leluhur desa, sesepuh ataupun kiyai di Desa Talun.” paparnya.
Perempuan yang baru saja dikaruniai seorang putri ini berharap ada kandungan berkah yang luar biasa dari acara haul kali ini, termasuk karnaval ini sendiri. Dirinya dan masyarakat Talun umumnya meyakini akan ada hal yang luar biasa bermanfaat bagi masyarakat, apalagi bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI yang ke 77.
“Semoga saja berkah nggeh, inikan bertepatan dengan 17-an. Saya dan masyarakat sini meyakininya sih seperti itu,” pungkasnya sembari mengelus kepala anaknya tiga kali.
( M,Zaen/Red )








