Menu

Mode Gelap
Makorem Wijayakusuma Diserbu Anak TK, Ingin Dekat Dengan TNI nya

Berita

Format Baru Festival Thong-Thong Lek 2025 di Rembang, Pemkab Pastikan Tanpa Panggung Utama, Hanya Keliling Tanpa Truk Besar

badge-check


					Ilustrasi Festival Thong-Thong Lek (meta AI) Perbesar

Ilustrasi Festival Thong-Thong Lek (meta AI)

Rembang – Pemkab Rembang memastikan akan menggelar Festival Thong-Thong Lek dengan format baru. Di Tahun 2025 ini, festival tahunan khas Rembang tersebut akan digelar tanpa panggung utama dan berlangsung hanya dengan berkeliling saja. Itupun tanpa truk besar dan jumlah kendaraan pengangkut dibatasi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang, Mutaqin usai Pemkab Rembang bersama pemangku kepentingan terkait menggelar rapat koordinasi untuk membahas teknis pelaksanaan festival. Dalam rilis resmi Pemkab Rembang, rapat tersebut memutuskan bahwa festival untuk menyambut Ramadhan 1446 H itu akan dilakukan secara keliling dengan sistem penilaian langsung oleh juri sepanjang perjalanan peserta, mulai dari garis start hingga garis finis.

Jasa Pembuatan website Media berita

“Format festival tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Tidak ada panggung utama untuk pertunjukan peserta. Sebagai gantinya, juri akan menilai langsung sepanjang perjalanan,” kata Mutaqin dikutip, Selasa (25/2/2025).

Untuk rute Festival akan dimulai dari Perempatan Zaini, berjalan ke arah selatan, dan berakhir di Stadion Krida atau area Gedung Haji. Panggung kehormatan akan ditempatkan di utara Perempatan Zaini, seperti pada karnaval HUT RI dan Hari Jadi Kabupaten Rembang 2024.

Disebutkan pula bahwa peserta dilarang menggunakan truk, dengan batasan maksimal tiga unit kendaraan berukuran L300. Selain itu, peserta juga dilarang mengkonsumsi miras dan obat terlarang serta wajib menandatangani surat pernyataan kepatuhan terhadap aturan yang telah ditetapkan. Semuanya ditetapkan untuk memastikan festival berlangsung aman dan tertib
“Menjaga tradisi itu penting, tetapi keamanan, ketertiban, dan kenyamanan juga menjadi prioritas utama. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” terang Mustaqim.

Festival Thong-Thong Lek adalah tradisi tahunan di Kabupaten Rembang yang biasanya diselenggarakan selama bulan Ramadhan. Festival ini menampilkan parade musik kentongan yang dipadukan dengan alat musik modern, berkeliling kota untuk membangunkan sahur dan menghibur masyarakat.

Festival Thong-Thong Lek merupakan bagian dari upaya Pemkab Rembang dan masyarakat dalam melestarikan seni budaya asli. Untuk itu, sesuai arahan Bupati yang baru, di tahun ini festival digelar hanya secara keliling.

Pelaksanaan festival direncanakan berlangsung pada 26 atau 28 Maret 2025, dengan durasi acara dari pukul 21.00 hingga sekitar 01.00 WIB. Panitia membatasi jumlah peserta maksimal 25 kelompok.

 

 

(Sum)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PENYALURAN SUBSIDI SEMBAKO DALAM SEKEJAP LUDES DISERBU MASYARAKAT

1 Juli 2026 - 22:46 WIB

PENGANGKUTAN SOLAR SUBSIDI DALAM GALON MINERAL TUMPAH DI JALAN, DIANGGAP BAHAYAKAN PENGGUNA JALAN DAN MELANGGAR HUKUM

1 Juli 2026 - 10:30 WIB

CEK KESEHATAN GRATIS DAN SKRINING TBC DIGELAR SERENTAK DI SELURUH LAPAS DAN RUTAN INDONESIA

30 Juni 2026 - 21:36 WIB

Upaya Penyelundupan Diduga Obat Terlarang Berhasil Digagalkan Petugas Lapas Kelas IIB Pati

30 Juni 2026 - 19:53 WIB

Sidang Putusan Sela Perkara Dugaan Korupsi Eks Bupati Pati Berakhir Ricuh, Massa Pendukung Bersitegang dengan Petugas KPK

29 Juni 2026 - 18:57 WIB

Trending di Berita