Jakarta | patrolinusantara.press – Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto menilai partainya sudah cukup kuat untuk digunakan bertarung dalam Pilpres 2024.
Hal itu disampaikannya saat disinggung peluangnya untuk disandingkan sebagai cawapres Ganjar Pranowo, Sabtu (22/4/2023). Prabowo menilai saat ini partainya dalam kondisi kuat.
Berikut Hasil Survey Partai Gerindra :
Indikator Politik Indonesia
Berdasarkan survei, elektabilitas PDIP turun jadi 15,2 persen diikuti Gerindra dengan elektabilitas 14,7 persen.
Survei ini digelar pada 8 hingga 13 April 2023 terhadap 1.221 responden, dengan cara wawancara via telepon. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode random digital dialing atau RDD dengan margin of error survei +/- 2,9% dan tingkat kepercayaan 95%.
Para responden pun ditanyakan ‘jika pemilihan anggota DPR diadakan sekarang ini, partai atau calon dari partai mana yang akan ibu atau bapak pilih?’. Hasilnya, elektabilitas tetap tertinggi tetapi hanya berbeda tipis dengan Gerindra, kemudian di posisi ketiga diisi Golkar.
Berikut ini elektabilitas partai-partai:
PDIP 15,2%
Gerindra 14,7%
Golkar 8,8%
Demokrat 6,3%
NasDem 6,3%
PKB 6,2%
PKS 5,2%
Perindo 3,6%
PAN 2,1%
PPP 1,9%
PSI 0,8%
Partai Ummat 0,8%
Partai Buruh 0,5%
Gelora 0,5%
PKN 0,4%
Garuda 0,4%
PBB 0,3%
Hanura 0,2%
TT/TJ 25,7%
Lembaga Survei Indonesia
PDIP berada di posisi teratas disusul Gerindra dan Partai Golkar.
Survei terbaru LSI itu dilakukan pada periode 31 Maret-4 April 2023 dengan total 1.229 responden. Pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara melalui telepon, margin of error survei ini sekitar ±2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia, Djayadi Hanan membeberkan jika dibanding survei sebelumnya pada Februari PDIP, Golkar, dan PKB mengalami penurunan saat ini, meski tidak signifikan. Sementara PKS terlihat menguat.
Posisi teratas diisi oleh PDIP dengan suara 17,7% namun mengalami penurunan dari sebelumnya 19,3%. Golkar saat ini di posisi ketiga dengan suara 7,8% sebelumnya 10,9%, kemudian PKB di posisi kelima kini 4,4% sebelumnya 6,9%.
Sementara Gerindra berada di posisi kedua dengan suara 12,8% mengalami kenaikan dari survei sebelumnya 11,1%. Sementara PKS di posisi keempat dengan suara 7,6% dari sebelumnya 5,4%.
Berikut hasil lengkap elektabilitas partai politik:
PDIP 17,7%
Partai Gerindra 12,8%
Partai Golkar 7,8%
PKS 7,6%
Partai Demokrat 5,4%
PKB 4,4%
Partai NasDem 4,1%
Partai Perindo 3,1%
PPP 1,4%
PSI 1%
Partai Ummat 0,9%
PAN 0,7%
Partai Hanura 0,6%
Partai Buruh 0,5%
Partai Garuda 0,5%
PBB 0,3%
Partai Gelora 0,3%
PKN 0%
Tidak tahu 30,7%








